Hujan deras
Pagi hingga petang
Membasahi bumi
Pucat, dingin
Air tergenang
Ada yang senang
Ada yang mengutuk
Namun ku rasa
Hanya aku
yang begitu terbawa suasana
kembali muncul ingatan itu
tentangmu
mengapa semua jadi seperti ini?
Kemana cinta itu pergi?
Disaat ku mulai membuka hati?
Lalu, aku harus bagaimana?
Menangis?no!
Cerita pada seseorang?
Menurutku lebih baik tidak…
Jangan sampai temanku tau
Bermuram durja?
Menyesali keadaan?
Untuk apa?
Toh, diriku juga yang kan tersiksa
Ku hanya bisa cerita pada Yang Maha Mencinta
Ayolah, jangan begini
Ku biasanya bisa atasi ini
Jangan terbawa rasa bodoh itu
Jangan biarkan ketenangan itu musnah
Ketenangan yang tlah lama ku bangun
Jangan runtuhkan benteng hati itu
Jangan buat diri kembali terluka
Juli 25, 2008 at 8:58 am
ci puisi nya bagus
ada apa?
Juli 26, 2008 at 1:15 pm
hihi….
alhamdulillah, dari sebuah masalah bisa menghasilkan sebuah tulisan.
sekarang masalahnya sdh tdk terpikirkan lagi, capek juga yan Pakde kalau sakit hati, jadi mslh tu g terlalu dipikirkan dan akhirnya berlalu juga.