<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>My Life, My Way</title>
	<atom:link href="http://suciamalia.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://suciamalia.wordpress.com</link>
	<description>Think, Write, and Share..</description>
	<lastBuildDate>Sun, 03 Jun 2012 02:51:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='suciamalia.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>My Life, My Way</title>
		<link>http://suciamalia.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://suciamalia.wordpress.com/osd.xml" title="My Life, My Way" />
	<atom:link rel='hub' href='http://suciamalia.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Kita dan Teman</title>
		<link>http://suciamalia.wordpress.com/2012/05/23/kita-dan-teman/</link>
		<comments>http://suciamalia.wordpress.com/2012/05/23/kita-dan-teman/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 May 2012 16:41:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>suciamalia</dc:creator>
				<category><![CDATA[penaku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://suciamalia.wordpress.com/?p=512</guid>
		<description><![CDATA[Menulis bisa meluahkan rasa sesak di hati, di jiwa. Sesak karena suka maupun duka. Sesak karena kebahagiaan ataupun kesedihan. Maka, di keheningan malam, dari jiwa yang selalu mencoba tenang, jemari mulai merangkai rasa menjadi untaian kata. Untaian kata dari pengejawantahan rasa. Kata tentang kita dan pertemanan. Apakah ada manusia yang sempurna? Adakah manusia yang tidak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suciamalia.wordpress.com&#038;blog=3771499&#038;post=512&#038;subd=suciamalia&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menulis bisa meluahkan rasa sesak di hati, di jiwa. Sesak karena suka maupun duka. Sesak karena kebahagiaan ataupun kesedihan. Maka, di keheningan malam, dari jiwa yang selalu mencoba tenang, jemari mulai merangkai rasa menjadi untaian kata. Untaian kata dari pengejawantahan rasa. Kata tentang kita dan pertemanan.</p>
<p>Apakah ada manusia yang sempurna? Adakah manusia yang tidak pernah salah? Kita tentu mafhum kalau jawabannya adalah tidak. Maka, kita hendaknya memahami ini dan berusaha untuk saling mengerti.<span id="more-512"></span></p>
<p>Tidak semua orang bisa menerima jika dikecewakan walau itu masalah sederhana yang bagi orang lain itu biasa. Tidak semua insan bisa memaafkan walau dalam hal sepele. Marah mungkin tidak terelakkan bagi banyak orang. Namun, hidup ini terlalu indah untuk dinodai oleh tinta amarah yang jika tidak dihapus dan dijauhkan, akan berpeluang untuk terus menodai apa yang bisa dinodainya.</p>
<p>Sabar dan memaafkan ialah penghapusnya. Sabar bukanlah amarah yang ditahan. Sabar ialah amarah yang dibuang jauh hingga hati tidak lagi mempermasalahkannya. Amarah yang ditahan akan meledak suatu saat dengan kata kunci: kesabaranku sudah habis. Tentu kita harus belajar untuk tidak menahan amarah, melainkan harus menghapus amarah hingga jiwa tenang dan damai. Lagi, saling berlapang dada dan saling evaluasi adalah kuncinya.</p>
<p>Hari-hari kita akan dihiasi oleh berbagai warna. Keceriaan, kebahagiaan, kesibukan, kesedihan, dll. Semua bergantung pada kita. Kita mau mewarnai hari-hari dengan warna kebahagiaan atau kesedihan? Tidak dipungkiri, berbagai warna itu juga dipengaruhi oleh persekitaran seperti teman.</p>
<p>Kita akan dihadapkan pada berbagai macam orang. Ada yang sangat baik, lembut, jarang bahkan tidak pernah marah. Ada yang biasa saja. Ada juga yang sensitif, mudah marah, sulit memaafkan, pendendam, dll. Berbagai karakter ini mengarahkan kita untuk pandai bersikap agar bisa &#8216;masuk&#8217; ke mereka. Jika dihadapkan pada masalah seperti perselisihan dengan teman, itu juga harus dihadapi dengan bijak.</p>
<p>Pernahkah menemukan teman yang berkepribadian ganda? Punya teman yang susah memaafkan dan pendendam? Atau teman kita sangat sensitif hingga kita lebih baik sedikit berbicara pada mereka? Lebih &#8216;teruk&#8217; lagi, pernahkah menemukan teman yang mengata-ngatai hal buruk bahkan memfitnah kawannya? Lebih banyak lagi ragam orang dan mau tidak mau, siap tidak siap, kita harus menghadapinya.</p>
<p>Bagaimanapun, mari kita -terus- tanamkan rasa sayang pada teman dan sahabat. Berteman, terimalah teman kita apa adanya. Saat ia salah, ingatkanlah dengan cara yang baik dan pendekatan tersendiri. Begitu juga sebaliknya. Jika teman menyakiti kita, senyuman dan kelapangan hatilah kunci ketenangan dan jalan keluarnya. Kalau usaha baik kita selama ini seolah tertutupi oleh kekhilafan kecil kita, evaluasi diri walaupun nyatanya sang temanlah yang salah.</p>
<br />Filed under: <a href='http://suciamalia.wordpress.com/category/penaku/'>penaku</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/suciamalia.wordpress.com/512/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/suciamalia.wordpress.com/512/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/suciamalia.wordpress.com/512/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/suciamalia.wordpress.com/512/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/suciamalia.wordpress.com/512/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/suciamalia.wordpress.com/512/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/suciamalia.wordpress.com/512/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/suciamalia.wordpress.com/512/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/suciamalia.wordpress.com/512/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/suciamalia.wordpress.com/512/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/suciamalia.wordpress.com/512/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/suciamalia.wordpress.com/512/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/suciamalia.wordpress.com/512/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/suciamalia.wordpress.com/512/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suciamalia.wordpress.com&#038;blog=3771499&#038;post=512&#038;subd=suciamalia&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suciamalia.wordpress.com/2012/05/23/kita-dan-teman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6ec15ef2c5f2989cae30cb4c808d3bf5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">suciamalia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mau Dicari ke Mana?</title>
		<link>http://suciamalia.wordpress.com/2012/05/16/mau-dicari-ke-mana/</link>
		<comments>http://suciamalia.wordpress.com/2012/05/16/mau-dicari-ke-mana/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 May 2012 12:40:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>suciamalia</dc:creator>
				<category><![CDATA[penaku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://suciamalia.wordpress.com/?p=506</guid>
		<description><![CDATA[Minggu lalu, saat LDK, kembali melihat video-video motivasi itu. Video-video yang dulu saya lihat saat mengikuti berbagai acara Rohis dan training. Pertama kali lihat, semangat dan tekad tiba-tiba muncul dan melesat tinggi menanti diaplikasikan. Seiring berjalannya waktu, satu persatu target itu terwujud hingga Saya tidak lagi hanya menjadi objek video, tapi juga subjek yang bertugas [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suciamalia.wordpress.com&#038;blog=3771499&#038;post=506&#038;subd=suciamalia&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Minggu lalu, saat LDK, kembali melihat video-video motivasi itu. Video-video yang dulu saya lihat saat mengikuti berbagai acara Rohis dan training. Pertama kali lihat, semangat dan tekad tiba-tiba muncul dan melesat tinggi menanti diaplikasikan. Seiring berjalannya waktu, satu persatu target itu terwujud hingga Saya tidak lagi hanya menjadi objek video, tapi juga subjek yang bertugas menyampaikan.</p>
<p>Motivasi bisa didapat dari mana saja. Dulu, saat masih sekolah, kita bisa dapatkan di ekskul sekolah. Sejujurnya, <span id="more-506"></span>ekskul Rohani Islam (Rohis), Bina Remaja Muslim (BRM), atau Forum Annisa&#8217; (FA) punya berbagai kegiatan positif, memotivasi, dan pastinya bermanfaat bagi kita. Tapi yaa..gak banyak yang mau mencoba bergabung dan hanya melihat dari &#8216;luar&#8217; sambil membiarkan pikirannya terbelenggu dengan prasangka bahwa gabung di Rohis itu membosankan, semacam aliran sempalan, orangnya sombong-sombong, dll. Hmm, sebenarnya kedua sisi ini harus saling jemput bola <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Anyway, motivasi bisa didapatkan dengan bergabung di sebuah komunitas. Kita bisa belajar bersosialisasi, bekerja dalam tim, punya banyak teman dan pengalaman. Kita bisa membuka mata bahwa banyak orang yang lebih baik dari kita dan dunia membutuhkan orang-orang yang tidak biasa. Tentunya kita termotivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik.</p>
<p>Selain itu, kita bisa melihat berbagai video motivasi, membaca cerita yang memotivasi, menonton tayangan motivasi, dan tentunya berteman dengan orang yang bisa memotivasi kita menjadi pribadi yang lebih baik.</p>
<p>Motivasi itu harus diperbarui dan ditingkatkan, setidaknya itu yang saya rasakan. Back to video motivasi tadi. Saat melihat video-video tersebut, Saya teringat dengan berbagai video, powerpoint, dan berbagai tulisan motivasi di laptop. Sudah lama tidak melihat dan membacanya. Sore ini, Saya buka lagi. Pengaruhnya? Termotivasi, hehe. Standar.</p>
<p>Namun, hal yang terpenting adalah, berbagai video dan bacaan tersebut hanyalah media yang mungkin saja memotivasi tapi tidak selalu termotivasi. Intinya ada di diri kita. Apakah diri kita sadar akan pentingnya memotivasi diri sendiri? Kalau sadar, bagaimana cara memotivasi diri? Boleh saja dengan melihat berbagai video dan membaca bacaan yang memotivasi, tapi kalau media tersebut tidak ada atau kita sedang tidak bisa melihatnya? Mau bagaimana?</p>
<p>&#8220;..Barang siang yang hari ini lebih baik dari hari kemarin, maka ia termasuk orang yang beruntung.&#8221; (HR. Bukhari)</p>
<br />Filed under: <a href='http://suciamalia.wordpress.com/category/penaku/'>penaku</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/suciamalia.wordpress.com/506/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/suciamalia.wordpress.com/506/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/suciamalia.wordpress.com/506/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/suciamalia.wordpress.com/506/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/suciamalia.wordpress.com/506/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/suciamalia.wordpress.com/506/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/suciamalia.wordpress.com/506/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/suciamalia.wordpress.com/506/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/suciamalia.wordpress.com/506/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/suciamalia.wordpress.com/506/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/suciamalia.wordpress.com/506/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/suciamalia.wordpress.com/506/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/suciamalia.wordpress.com/506/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/suciamalia.wordpress.com/506/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suciamalia.wordpress.com&#038;blog=3771499&#038;post=506&#038;subd=suciamalia&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suciamalia.wordpress.com/2012/05/16/mau-dicari-ke-mana/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6ec15ef2c5f2989cae30cb4c808d3bf5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">suciamalia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Konfirmasi</title>
		<link>http://suciamalia.wordpress.com/2012/05/16/konfirmasi/</link>
		<comments>http://suciamalia.wordpress.com/2012/05/16/konfirmasi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 May 2012 22:21:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>suciamalia</dc:creator>
				<category><![CDATA[penaku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suciamalia.wordpress.com/?p=502</guid>
		<description><![CDATA[Manusia harus hidup bersama. Istilah sosiologinya, manusia adalah zoon politicon, makhluk sosial. Hidup kita juga bergantung pada orang dan makhluk lain. Demi keharmonisan dan keberlangsungan hidup, kita harus berteman dan bersahabat dengan siapapun. Pernah mendapat masalah dalam pertemanan/persahabatan? Kadang keakraban dan kedekatan yang ‘sangat’, membuat risiko perselisihan lebih besar. Faktor lainnya, kurang sepenuh hati menyayangi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suciamalia.wordpress.com&#038;blog=3771499&#038;post=502&#038;subd=suciamalia&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Manusia harus hidup bersama. Istilah sosiologinya, manusia adalah zoon politicon, makhluk sosial. Hidup kita juga bergantung pada orang dan makhluk lain. Demi keharmonisan dan keberlangsungan hidup, kita harus berteman dan bersahabat dengan siapapun.</p>
<p>Pernah mendapat masalah dalam pertemanan/persahabatan? Kadang keakraban dan kedekatan yang ‘sangat’, membuat risiko perselisihan lebih besar. Faktor lainnya, kurang sepenuh hati menyayangi teman. Kalau berteman dengan si A hanya karena kepintarannya dan tidak menganggapnya teman baik dengan sepenuhnya, itu namanya berteman karena kepentingan. Intinya, masalah pertemanan/persahabatan ada karena tidak saling memahami dengan sepenuhnya. Kalau beberapa orang yang berteman bisa saling memahami, apa masih ada <em>clash</em>? Mungkin saja ada tapi tidak akan lama dan tidak berdampak buruk bagi mereka.</p>
<p>Saling memahami! <span id="more-502"></span>Seringkali beberapa orang yang berteman, tidak bisa saling memahami karena tidak saling mengenal. Bagaimana bisa memahami kalau tidak ‘kenal’ teman? Tidak tahu nama lengkapnya, umurnya, rumahnya, kampungnya, jumlah saudaranya, keluarganya, kegemarannya, sifatnya. Coba kita rasakan dari apa yang pernah kita alami.</p>
<p><strong>Kasus 1</strong></p>
<p>Ada 2 orang, berteman akrab dan diamanahi dalam suatu project. Teman 1 tipe orang yang tidak suka memberatkan teman lainnya kalau ada sesuatu yang harus diselesaikan meskipun itu bukan skop tugasnya. Teman 2 akan sangat senang kalau diberi tugas oleh teman 1 karena merasa dianggap dan diandalkan. Saat ada sesuatu yang harus dibuat dan itu tugasnya teman 2, si teman 1 merasa segan untuk memberi tugas dan mengerjakannya sendiri tanpa sepengetahuan teman 2. Pada waktu deadline, mereka saling memperlihatkan tugas tersebut. Teman 2 ngambek karena sudah mengerjakan tugasnya tapi tidak ‘dipakai’ karena teman 1 sudah menyelesaikan dan meneruskan ke tugas tahap selanjutnya. Teman 2 merasa tidak dianggap keberadaannya tapi teman 1 cuek saja karena merasa tidak ada masalah apapun. Malah teman 1 lega karena tidak memberatkan teman 2 dalam penugasan itu. Pada kasus 1 ini, kita dapat 1 kunci: KOMUNIKASI.</p>
<p><strong>Kasus 2</strong></p>
<p>Ada lagi 2 orang yang bersahabat dan juga bergabung dalam sebuah organisasi. Mereka sering SMSan. Saat itu baru maraknya sms murah dan sms gratis, jadi tidak masalah bagi mereka untuk SMSan setiap saat walau operator selulernya berbeda. A beberapa kali sms B, sekadar menanyakan kabar dan kesibukan. B tidak membalas. A berprasangka baik, mungkin sedang tidak ada pulsa atau sibuk. Pada sms berikutnya, B membalas. Beberapa hari berlalu dan B tidak membalas sms A seperti biasa. B lebih sering tidak membalas sms A. Dua kali rapat terakhir B juga tidak datang. Padahal A sudah sms. A mulanya berfikit, mungkin B sakit. Namun, teman 1 lagi, C, yang sebelumnya bertemu B bilang kalau B tidak sakit. Pada saat yang bersamaan dengan rapat, malah B di rumah sedang santai-santai tidak ada kesibukan. Mulailah A curiga. Terlintas di pikiran A, apa B malas? Apa tidak mau bergabung lagi? B sedang futur? Beberapa hari setelah itu, A dan B bertemu. B seperti biasa, pembawaannya ceria dan tidak ada yang tampak berubah. A dengan agak berat, mulai bertanya, mengapa B tidak datang rapat 2 kali terakhir? B kaget dan bertanya balik, rapat apa? Kapan? A agak keras mengatakan kalau sudah sms B tapi B mengaku kalau tidak ada sms rapat diterimanya. Setelah diusut, ternyata sms A memang tidak terkirim ke B karena masalah jaringan seluler. Maraknya sms murah dan gratis membuat sepersekian persen dari banyaknya pengiriman SMS menjadi tidak sampai pada yang dituju. Ternyata ini juga terjadi pada yang lain. Sms yang harusnya terkirim tapi tidak diterima si penerima. Kuncinya: KONFIRMASI dan BERFIKIR POSITIF.</p>
<p><strong>Kasus 3</strong></p>
<p>Si X orangnya sensitif, <em>paibo hati</em> kata urang Minang. Si Y orangnya periang dan terkesan cuek. Mereka SMSan, mau janjian di halte untuk ke kampus bersama. X sudah menunggu Y di halte. Ternyata Y sakit perut dan telat ke halte. Mereka SMSan,</p>
<p>X : Y, kamu udah jalan? D mana skrg? Udah hampir telat</p>
<p>Y : sorry, aku sakit perut. Kayakny telat k sn. Okelah, kamu duluan aja y</p>
<p>Y merasa bersalah ke X karena sudah menunggu. Tapi daripada X lebih lama menunggu, lebih baik X berangkat duluan daripada menunggu Y lebih lama lagi. Jadi, Y mengirim pesan seperti itu. Pada saat bersamaan, X kaget dan langsung sedih karena X menganggap Y marah karena sms X seperti itu. X berfikir kalau smsnya ke Y agak kasar dan membuat Y ngambek. X merasa, sms balasan Y itu menunjukkan kalau Y ngambek. Dia membaca sms Y dengan nada suara ‘ala X’ yang meninggi. Prasangkanya diperkuat dengan sms Y yang berbeda. Biasanya Y membuat ‘ke sana’, tidak disingkat jd ‘k sn’. Juga ‘ya’, bukan ‘y’. X sedih dan bad mood, merasa bersalah dan menganggap Y marah padanya. Padahal, Y biasa saja. Kuncinya: POSITIVE THINKING.</p>
<p>Kasus lainnya: salah mendengar apa yang dikatakan teman, salah menangkap apa yang sedang dilakukan teman, salah sangka terhadap apa yang dikatakan teman, dll.</p>
<p>Masih banyak contoh lainnya. Semuanya bergantung pada tiap pribadi, apakah telah mengenal dan memahami teman dengan baik? Bisakah berfikiran positif padanya? Bisakah meluangkan sedikit waktu untuk berfikir jernih dalam melihat segala hal sehingga tidak ada kesalahpahaman dan amarah?</p>
<p>Maka, semuanya bermuara pada konfirmasi. Istilah ‘keren’nya: tabayyun. Apapun yang terjadi, cobalah untuk mengonfirmasikannya pada teman. Saat sedang berbicara, kalau kita kurang jelas mendengar apa yang dikatakan lawan bicara, cobalah bertanya seperti, “maaf, apa tadi?”, atau “benarkah kalau ini itu?”. Mungkin saat kita mendengarkan teman berbicara, kita sedang tidak fokus sehingga tidak mendengarkan apa yang teman ceritakan. Tanyakan saja dan jangan bersikap tahu tapi sebenarnya tidak tahu.</p>
<p>Saat ada seseorang yang mengatakan sesuatu tentang teman kita –apalagi kalau hal negatif tentang teman-, segeralah tabayun (konfirmasi) pada teman yang dikatai dan teman yang mengatakan.  Komunikasikan segalanya. Jaga komunikasi, selalu konfirmasi, tabayyun-i pada teman. Semuanya hanya untuk mengetahui yang sebenarnya jadi kita tidak salah paham pada teman.</p>
<p>Semuanya memang mudah diucapkan, mudah dituliskan. Aplikasinya? Memang tidak mudah. Tapi siapa bilang kalau tidak mudah artinya tidak bisa dilakukan? Memang perlu waktu untuk menjadi ideal, tapi kata-kata ‘perlu waktu’ bukan bermakna tidak ada proses sedikit demi sedikit dari masing-masing kita untuk menjadi lebih baik.</p>
<br />Filed under: <a href='http://suciamalia.wordpress.com/category/penaku/'>penaku</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/suciamalia.wordpress.com/502/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/suciamalia.wordpress.com/502/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/suciamalia.wordpress.com/502/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/suciamalia.wordpress.com/502/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/suciamalia.wordpress.com/502/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/suciamalia.wordpress.com/502/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/suciamalia.wordpress.com/502/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/suciamalia.wordpress.com/502/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/suciamalia.wordpress.com/502/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/suciamalia.wordpress.com/502/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/suciamalia.wordpress.com/502/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/suciamalia.wordpress.com/502/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/suciamalia.wordpress.com/502/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/suciamalia.wordpress.com/502/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suciamalia.wordpress.com&#038;blog=3771499&#038;post=502&#038;subd=suciamalia&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suciamalia.wordpress.com/2012/05/16/konfirmasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6ec15ef2c5f2989cae30cb4c808d3bf5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">suciamalia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ICC (last)</title>
		<link>http://suciamalia.wordpress.com/2012/05/13/icc-last/</link>
		<comments>http://suciamalia.wordpress.com/2012/05/13/icc-last/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 May 2012 16:51:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>suciamalia</dc:creator>
				<category><![CDATA[penaku]]></category>
		<category><![CDATA[PPI UUM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suciamalia.wordpress.com/?p=500</guid>
		<description><![CDATA[Satu lagi program pelajar Indonesia UUM, PPI UUM, telah selesai dilaksanakan. Indonesia Cultural Club (ICC) adalah pilot project  PPI UUM yang bertujuan untuk memperkenalkan budaya Indonesia kepada foreigner. Tentu waktu 3 minggu pelaksanaan tidaklah cukup untuk memperkenalkan Indonesia secara lengkap pada peserta. Namun, dengan ketertarikan, usaha mempelajari, dan keakraban mereka dengan beberapa pelajar Indonesia di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suciamalia.wordpress.com&#038;blog=3771499&#038;post=500&#038;subd=suciamalia&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Satu lagi program pelajar Indonesia UUM, PPI UUM, telah selesai dilaksanakan. Indonesia Cultural Club (ICC) adalah pilot project  PPI UUM yang bertujuan untuk memperkenalkan budaya Indonesia kepada foreigner. Tentu waktu 3 minggu pelaksanaan tidaklah cukup untuk memperkenalkan Indonesia secara lengkap pada peserta. Namun, dengan ketertarikan, usaha mempelajari, dan keakraban mereka dengan beberapa pelajar Indonesia di UUM setidaknya membuat mereka bisa lebih jauh mengenal Indonesia. Tulisan dan foto lengkap mengenai ICC, bisa dilihat <a href="www.ppiuum.org" target="_blank">di sini</a>.<span id="more-500"></span></p>
<p>Panitia meramu hal-hal yang harus dipelajari peserta, mulai dari alfabet hingga kalimat tanya. Semua diajarkan pada peserta secara bertahap hingga mereka bisa mengucapkan dan menuliskan bahasa Indonesia yang sederhana. Bang Darius sebagai pengajar membawa kelas bahasa menjadi lebih menyenangkan dan tidak membosankan. Mereka juga belajar beberapa gerakan tari Saman. Soto betawi juga mencuri perhatian mereka, membuat kelas masak saat itu heboh dan cukup merepotkan panitia, hehe. Fokus, serius, canda, dan tawa mewarnai kelas ICC. Pada setiap kelas, ada saja hal baru dan menarik yang membuat semuanya tertawa, apalagi di kelas terakhir sekaligus penutupan ICC 2012.</p>
<p>Kelas bahasa yang terakhir ini berlangsung dengan menyenangkan. Peserta, seperti biasa, antusias belajar melafalkan kata-kata dalam bahasa Indonesia. Mereka juga diminta untuk membuat beberapa kalimat berbahasa Indonesia berbekal beberapa modul yang diberikan di setiap kelas. Kalimat yang mereka buat, keren dan lucu. Saya sampai tidak ingat beberapanya.</p>
<p>Waktu berjalan hingga cerdas cermat. Jangan bayangkan kalau cerdas cermat ini seperti cerdas cermat lainnya yang serius, tenang, dan tidak ada tawa. Cerdas cermat ini berbeda. Para peserta sibuk membuka catatan dan modul bahasa. Lainnya terlihat agak panik dengan air muka lucu. Selama babak 1, peserta semangat mencari jawaban, beberapa menjawab pertanyaan dengan cepat dan gaya serta pengucapan unik ala mereka, foreigner. Mr. Saki, pelajar Ph D dari Bangladesh, yang tahu banyak hal dan lebih familiar dengan bahasa Indonesia, geregetan karena tidak bisa ikut menjawab pertanyaan untuk kelompok lain. Mr. Ahmed dari Arab, dengan gaya lucunya, kelimpungan mencari jawaban bersama teman sekelompoknya hingga akhirnya bisa menjawab hampir semua pertanyaan. Sangat banyak hal lucu yang terjadi selama sesi cerdas cermat ini. Ada yang salah di pengucapan, berpura-pura tahu tapi salah, dll. Saat giliran untuk kelompok 3, grupnya Mr. Saki, mereka dengan <em>cool</em>nya menjawab semua pertanyaan dan mendapat skor 500. Pada pertanyaan terakhir, Mr. Saki terdiam dan menunggu Ella selesai menghitung 10 detik waktu berpikir peserta. Saat 5 detik pertama, Mr. Saki berdiri namun tetap diam. Pada detik ke-9 dan ke-10, dia menjawab pertanyaan tersebut dengan benar dan hanya berpura-pura tidak tahu jawabannya.</p>
<p>Babak 1 selesai dan masuk babak rebutan. Ada pertanyaan yang harus dijawab secara lisan, ada yang diminta secara tulisan. Mereka menikmatinya. Mereka masih bisa bercanda dan tertawa selama babak final. Akhirnya, pemenang pertama adalah kelompok 3, kelompoknya Mr. Saki. Urutan kedua oleh kelompok 2 dan urutan ketiga oleh kelompok 1. Hadiah para juara diberikan oleh Saya, bang Darius, dan Taufan. Sertifikat peserta juga diberikan. Acara ditutup dengan sebelumnya meminta salah satu peserta untuk menyampaikan kesannya terhadap ICC. Bang Aidil sebagai ketua panitia, Bang Darius selaku pengajar kelas bahasa Indonesia, dan Saya yang mewakili PPI UUM, menyampaikan apresiasi kepada peserta. Kami juga menghimbau  agar peserta masih terus <em>keep in touch</em> walau acara ICC berakhir. Terakhir, kami berfoto bersama. Para peserta sepakat untuk membuka hadiah di tempat acara dan saling berbagi antarpeserta dan panitia. Hampernya besar dan banyak makanan di dalamnya. Semua senang, semua bahagia.</p>
<p>Hal yang membuat kami, PPI UUM, bangga adalah bahwa mereka bisa mengucapkan beberapa kalimat berbahasa Indonesia di akhir program. Mereka juga tidak segan mengucapkan ‘saya cinta Indonesia’, ‘saya suka ICC’, ‘terima kasih ICC’, dan sebagainya.</p>
<p>Semoga ada ICC selanjutnya di semester berbeda. Semoga semakin banyak foreigner yang tertarik dan mempelajari Indonesia hingga menjadikan Indonesia sebagai target wisata mereka.</p>
<p>Saya cinta Indonesia, terima kasih ICC, terima kasih Persatuan Pelajar Indonesia Universiti Utara Malaysia, begitu ucap mereka.</p>
<br />Filed under: <a href='http://suciamalia.wordpress.com/category/penaku/'>penaku</a>, <a href='http://suciamalia.wordpress.com/category/ppi-uum/'>PPI UUM</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/suciamalia.wordpress.com/500/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/suciamalia.wordpress.com/500/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/suciamalia.wordpress.com/500/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/suciamalia.wordpress.com/500/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/suciamalia.wordpress.com/500/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/suciamalia.wordpress.com/500/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/suciamalia.wordpress.com/500/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/suciamalia.wordpress.com/500/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/suciamalia.wordpress.com/500/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/suciamalia.wordpress.com/500/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/suciamalia.wordpress.com/500/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/suciamalia.wordpress.com/500/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/suciamalia.wordpress.com/500/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/suciamalia.wordpress.com/500/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suciamalia.wordpress.com&#038;blog=3771499&#038;post=500&#038;subd=suciamalia&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suciamalia.wordpress.com/2012/05/13/icc-last/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6ec15ef2c5f2989cae30cb4c808d3bf5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">suciamalia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PeRan</title>
		<link>http://suciamalia.wordpress.com/2012/05/06/peran/</link>
		<comments>http://suciamalia.wordpress.com/2012/05/06/peran/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 May 2012 17:20:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>suciamalia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pesantren Ramadhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suciamalia.wordpress.com/?p=494</guid>
		<description><![CDATA[PeRan, Pesantren RAmadhaN. Saya singkatkan juga menjadi PR. Satu dari beberapa program edukatif nan religius oleh Pemko Padang. Sudah 7 tahun PeRan dilaksanakan dengan beberapa konsep. Intinya, saat bulan ramadhan, belajar di sekolah diliburkan dan dialihkan ke rumah ibadah (masjid, gereja, wihara, dll). Program ini selalu dipantau dan dievaluasi oleh Pemko Padang. Jangan disangka program [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suciamalia.wordpress.com&#038;blog=3771499&#038;post=494&#038;subd=suciamalia&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>PeRan, Pesantren RAmadhaN. Saya singkatkan juga menjadi PR. Satu dari beberapa program edukatif nan religius oleh Pemko Padang. Sudah 7 tahun PeRan dilaksanakan dengan beberapa konsep. Intinya, saat bulan ramadhan, belajar di sekolah diliburkan dan dialihkan ke rumah ibadah (masjid, gereja, wihara, dll). Program ini selalu dipantau dan dievaluasi oleh Pemko Padang. Jangan disangka program ini disetujui oleh semua golongan masyarakat. Ada pro kontra. Pro karena manfaatnya luar biasa. Manfaat jangka pendek berupa semakin pahamnya pelajar dan guru terhadap agama masing-masing. Para pelajar bisa menghafal juz&#8217;amma, belajar sholat yang benar, diberikan berbagai motivasi, dll. Manfaat jangka panjang yaitu bisa membentuk kepribadian dan karakter pelajar yang positif karena diberikan pembelajaran agama dan moral. Beberapa yang kontra juga punya pandangan dan alasan -yang menurut saya tidak kuat- namun nyatanya program ini masih terus berjalan.</p>
<p>Rindu suasana Ramadhan dan kesibukan di PeRan bersama teman-teman dan adek-adek sekitar rumah.</p>
<p><a href="http://suciamalia.files.wordpress.com/2012/05/dsc01103.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-495" title="DSC01103" src="http://suciamalia.files.wordpress.com/2012/05/dsc01103.jpg?w=300&h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p><span id="more-494"></span>Mereka tidak hanya mendengarkan dan mencatat apa yang disampaikan Bapak Ibu/kakak-kakak pengajar, tapi juga &#8216;bermain&#8217; dan bergembira bersama.</p>
<p><a href="http://suciamalia.files.wordpress.com/2012/05/dsc01777.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-496" title="DSC01777" src="http://suciamalia.files.wordpress.com/2012/05/dsc01777.jpg?w=300&h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<div id="attachment_497" class="wp-caption aligncenter" style="width: 235px"><a href="http://suciamalia.files.wordpress.com/2012/05/foto1087.jpg"><img class="size-medium wp-image-497" title="Menyusun Sendal" src="http://suciamalia.files.wordpress.com/2012/05/foto1087.jpg?w=225&h=300" alt="Menyusun Sendal" width="225" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">Menyusun Sendal</p></div>
<p><a href="http://suciamalia.files.wordpress.com/2012/05/dsc01862.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-498" title="Kesan pesan peserta" src="http://suciamalia.files.wordpress.com/2012/05/dsc01862.jpg?w=300&h=225" alt="Kesan pesan peserta" width="300" height="225" /></a></p>
<p>Pleasing!</p>
<p>Worthwhile!</p>
<p>Semoga bisa bertemu ramadhan selanjutnya, jika ajal belum memisahkan. Semoga bisa kembali merasakan indahnya ramadhan dan senangnya berbagi di PeRan.</p>
<br />Filed under: <a href='http://suciamalia.wordpress.com/category/pesantren-ramadhan/'>Pesantren Ramadhan</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/suciamalia.wordpress.com/494/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/suciamalia.wordpress.com/494/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/suciamalia.wordpress.com/494/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/suciamalia.wordpress.com/494/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/suciamalia.wordpress.com/494/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/suciamalia.wordpress.com/494/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/suciamalia.wordpress.com/494/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/suciamalia.wordpress.com/494/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/suciamalia.wordpress.com/494/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/suciamalia.wordpress.com/494/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/suciamalia.wordpress.com/494/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/suciamalia.wordpress.com/494/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/suciamalia.wordpress.com/494/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/suciamalia.wordpress.com/494/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suciamalia.wordpress.com&#038;blog=3771499&#038;post=494&#038;subd=suciamalia&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suciamalia.wordpress.com/2012/05/06/peran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6ec15ef2c5f2989cae30cb4c808d3bf5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">suciamalia</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://suciamalia.files.wordpress.com/2012/05/dsc01103.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">DSC01103</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://suciamalia.files.wordpress.com/2012/05/dsc01777.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">DSC01777</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://suciamalia.files.wordpress.com/2012/05/foto1087.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">Menyusun Sendal</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://suciamalia.files.wordpress.com/2012/05/dsc01862.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Kesan pesan peserta</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Galau ???</title>
		<link>http://suciamalia.wordpress.com/2012/05/05/galau/</link>
		<comments>http://suciamalia.wordpress.com/2012/05/05/galau/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 May 2012 16:45:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>suciamalia</dc:creator>
				<category><![CDATA[penaku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suciamalia.wordpress.com/?p=490</guid>
		<description><![CDATA[Akhir-akhir ini kata ‘galau’ begitu populer. Siapa ya yang memopulerkan? Saat seseorang ada masalah, temannya bilang kalau ia sedang galau. Ada status galau, twits galau, tulisan galau, lagu galau, dan galau-galau lainnya. Sebenarnya galau itu apa sih? Pada sebuah kamus online, galau adalah kacau tak karuan. Sinonim galau: semak hati, kacau, terombang-ambing, keruh, resah, dll. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suciamalia.wordpress.com&#038;blog=3771499&#038;post=490&#038;subd=suciamalia&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Akhir-akhir ini kata ‘galau’ begitu populer. Siapa ya yang memopulerkan? Saat seseorang ada masalah, temannya bilang kalau ia sedang galau. Ada status galau, twits galau, tulisan galau, lagu galau, dan galau-galau lainnya. Sebenarnya galau itu apa sih? Pada sebuah kamus online, galau adalah kacau tak karuan. Sinonim galau: semak hati, kacau, terombang-ambing, keruh, resah, dll. Tentu, perasaan galau ini sangat tidak enak dan tidak menenangkan. Kalau galau, hati tidak tenang, kurang bersemangat, aktivitas kurang produktif, dan bisa jadi kualitas dan kuantitas ibadah juga berkurang. Lagu EdCoustic berikut ini, tentang galau gak ya?</p>
<p><strong>Sendiri Menyepi </strong></p>
<p>Sendiri Menyepi..<br />
Tenggelam dalam renungan<br />
Ada apa aku seakan kujauh dari ketenangan</p>
<p>Perlahan kucari, mengapa diriku hampa…<span id="more-490"></span><br />
mungkin ada salah, mungkin ku tersesat,<br />
mungkin dan mungkin lagi…</p>
<p>Oh Tuhan aku merasa<br />
sendiri menyepi<br />
ingin ku menangis, menyesali diri, mengapa terjadi</p>
<p>Sampai kapan ku begini<br />
resah tak bertepi<br />
kembalikan aku pada cahayaMu yang sempat menyala<br />
benderang di hidupku..</p>
<p>Perlahan kucari, mengapa diriku hampa<br />
mungkin ada salah mungkin ku tersesat,<br />
mungkin dan mungkin lagi</p>
<p>Oh Tuhan aku merasa..<br />
sendiri menyepi…<br />
Ingin ku menangis, menyesali diri, mengapa terjadi</p>
<p>Sampai kapan ku begini<br />
resah tak bertepi<br />
kembalikan aku pada cahayaMu yang sempat menyala</p>
<p>Oh Tuhan aku merasaa……<br />
seeendiri….aku merasa sendiri..<br />
sampai kapan begini<br />
resah tiada bertepi…Ooohh..<br />
Kuingin cahyaMu<br />
benderang di hidupku..</p>
<p>Sumber: <a href="http://liriknasyid.com/index.php/lirik/detail/3561/edcoustic-sendiri-menyepi.html">http://liriknasyid.com/index.php/lirik/detail/3561/edcoustic-sendiri-menyepi.html</a></p>
<p>Download: <a href="http://www.4shared.com/mp3/JjUgN45i/sendiri_menyepi.html">di sini </a></p>
<p>Allah menyatakan dalam pesan cintaNya: Orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tentram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram. ..(Qs. Ar-ra&#8217;d:28).</p>
<p>Mau tahu apa obat galau? Klik <cite><a href="http://wisatahaji.com/al-quran-obat-galau/">di sini</a> </cite><cite></cite> dan <a href="http://www.dakwatuna.com/2012/02/18644/inilah-obat-anti-galau-abadi/">di sini</a>. Juga bisa baca<a href="http://didisederhana.multiply.com/journal/item/397"> ini</a>.</p>
<p>Semoga kita semua tidak sering-sering galaunya karena galau itu sangat tidak menenangkan. Semuanya tergantung diri kita. Kalau sedang galau, obatilah. Kalau tidak lagi galau, cegah kemungkinan untuk galau!<br />
<cite></cite></p>
<pre></pre>
<p><cite></cite><cite><br />
</cite></p>
<br />Filed under: <a href='http://suciamalia.wordpress.com/category/penaku/'>penaku</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/suciamalia.wordpress.com/490/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/suciamalia.wordpress.com/490/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/suciamalia.wordpress.com/490/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/suciamalia.wordpress.com/490/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/suciamalia.wordpress.com/490/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/suciamalia.wordpress.com/490/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/suciamalia.wordpress.com/490/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/suciamalia.wordpress.com/490/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/suciamalia.wordpress.com/490/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/suciamalia.wordpress.com/490/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/suciamalia.wordpress.com/490/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/suciamalia.wordpress.com/490/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/suciamalia.wordpress.com/490/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/suciamalia.wordpress.com/490/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suciamalia.wordpress.com&#038;blog=3771499&#038;post=490&#038;subd=suciamalia&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suciamalia.wordpress.com/2012/05/05/galau/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6ec15ef2c5f2989cae30cb4c808d3bf5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">suciamalia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Indahnya Kehidupan Orang Beriman</title>
		<link>http://suciamalia.wordpress.com/2012/05/01/indahnya-kehidupan-orang-beriman/</link>
		<comments>http://suciamalia.wordpress.com/2012/05/01/indahnya-kehidupan-orang-beriman/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 May 2012 03:27:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>suciamalia</dc:creator>
				<category><![CDATA[penaku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suciamalia.wordpress.com/?p=483</guid>
		<description><![CDATA[Pembelajaran bisa didapatkan dari mana saja. Kita bisa dapatkan dari membaca buku, browsing, diskusi, mengikuti kuliah, dll. Now, mari kita telusuri bagaimana kehidupan orang-orang yang beriman. Eeiits, beriman bukan sembarang beriman. Orang beriman di sini adalah mereka yang tidak hanya meyakini dan berketetapan hati pada Allah dan Islam, tapi juga beribadah dengan baik hingga berimplikasi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suciamalia.wordpress.com&#038;blog=3771499&#038;post=483&#038;subd=suciamalia&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pembelajaran bisa didapatkan dari mana saja. Kita bisa dapatkan dari membaca buku, browsing, diskusi, mengikuti kuliah, dll. Now, mari kita telusuri bagaimana kehidupan orang-orang yang beriman. Eeiits, beriman bukan sembarang beriman. Orang beriman di sini adalah mereka yang tidak hanya meyakini dan berketetapan hati pada Allah dan Islam, tapi juga beribadah dengan baik hingga berimplikasi dalam kesehariannya.</p>
<p><strong>UNIK</strong><br />
Grup nasyid: Maidany</p>
<p>Betapa indahnya kehidupan orang-orang yang beriman<br />
Segala yang terjadi di dalam dunia ini<br />
Bagi mereka tiada yang merugikan<br />
Betapa indahnya kehidupan orang-orang yang beriman<br />
Segalanya dijadikan pelajaran<span id="more-483"></span></p>
<p>Saat berada di atas, tiadalah berpongah diri<br />
Kar&#8217;na kekayaan bukanlah untuk dibanggakan<br />
Namun disyukuri dan diberi kepada yang memerlukannya</p>
<p>Saat berada di bawah, tiadalah berputus asa<br />
Kar&#8217;na kemiskinan bukanlah untuk dicela<br />
Namun dihiasi dengan kesabaran agar tampak indah<br />
Dan Allah pun semakin cinta</p>
<p>Subhanallah<br />
Alhamdulillah<br />
Wa laa ilaha ilallah<br />
Allahu akbar<br />
Begitulah kehidupan orang-orang yang beriman</p>
<p>Sumber: http://liriknasyid.com<br />
Bisa download <a title="download UNIK" href="http://www.4shared.com/mp3/5gG8xHPq/maidany_-_unik__new_arrangemen.html">di sini</a></p>
<p>Kehidupan orang yang beriman sangat indah. Hari-harinya terasa ringan, damai, tenang. Selama ini, pernahkah kita merasakan ketenangan, kedamaian, dan kelapangan dalam menjalani hari-hari? Ini berbeda dengan kesenangan. Kita bisa senang karena bisa memiliki gadget terbaru, baju baru, sepatu baru, dan sebagainya. Kalau kita merasakan ketenangan, kita dengan mudahnya akan tersenyum pada dunia, merasa damai di tengah hiruk pikuk di sekitaran kita, dan merasa lapang saat ada masalah yang didapatkan. Jika engkau (pembaca, red) bisa merasakannya, mari bersyukur karena perasaan itu tidak selalu bisa kita rasakan dan tidak semua orang bisa merasainya. Mengapa? Kita harus punya kuncinya. Iman!</p>
<p>Mengapa kehidupan orang beriman itu indah? Mereka menjadikan segala hal yang terjadi pada dirinya dan persekitarannya menjadi pelajaran. Ada hikmah dari semua hal yang terjadi. Mereka juga bersabar atas berbagai cobaan. Ini membuat mereka tidak menyesali dan tidak kecewa dengan sesuatu yang tidak sesuai dengan harapannya.</p>
<p>Tentu ini tidak datang dengan sendirinya pada mereka. Semua hal yang baik itu umumnya berat (dibanding melakukan hal buruk –yang dilarang agama-). Maka, proses yang berkelanjutan yang jadikan kita berubah, bertransformasi pada pribadi yang lebih baik.</p>
<p>Bisakah kita juga seperti ini?<br />
Bisa!<br />
How?<br />
Saya balik bertanya, sudahkah kita beriman? Sudahkah sholat 5 waktu kita dirikan dengan sebaik-baiknya? Sudahkah Al-qur’an menjadi santapan harian kita? Sudahkah kita belajar sabar? Mari mulai dengan Basmallah, mulai dari diri sendiri dan tekad yang kuat, dan mulai dari sekarang juga!</p>
<br />Filed under: <a href='http://suciamalia.wordpress.com/category/penaku/'>penaku</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/suciamalia.wordpress.com/483/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/suciamalia.wordpress.com/483/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/suciamalia.wordpress.com/483/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/suciamalia.wordpress.com/483/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/suciamalia.wordpress.com/483/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/suciamalia.wordpress.com/483/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/suciamalia.wordpress.com/483/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/suciamalia.wordpress.com/483/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/suciamalia.wordpress.com/483/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/suciamalia.wordpress.com/483/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/suciamalia.wordpress.com/483/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/suciamalia.wordpress.com/483/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/suciamalia.wordpress.com/483/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/suciamalia.wordpress.com/483/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suciamalia.wordpress.com&#038;blog=3771499&#038;post=483&#038;subd=suciamalia&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suciamalia.wordpress.com/2012/05/01/indahnya-kehidupan-orang-beriman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6ec15ef2c5f2989cae30cb4c808d3bf5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">suciamalia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Semangat ICC, Semangat untuk Indonesia !</title>
		<link>http://suciamalia.wordpress.com/2012/04/28/semangat-icc-semangat-untuk-indonesia/</link>
		<comments>http://suciamalia.wordpress.com/2012/04/28/semangat-icc-semangat-untuk-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Apr 2012 15:55:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>suciamalia</dc:creator>
				<category><![CDATA[PPI UUM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suciamalia.wordpress.com/?p=478</guid>
		<description><![CDATA[Kami, PPI UUM, sedang menikmati kesibukan dalam menjalankan program ICC, Indonesia Cultural Club. Sebenarnya, ada juga beberapa program lainnya yang tidak kalah menarik. Kali ini, Saya ingin menuliskan tentang ICC. Indonesia Cultural Club. Ketupat (ketua panitia) program ini  ialah bang Jul Aidil Fadli. Bulan Februari lalu, kepanitiaan disusun. Teman-teman panitia mulai rajin berkumpul dan berdiskusi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suciamalia.wordpress.com&#038;blog=3771499&#038;post=478&#038;subd=suciamalia&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Kami, PPI UUM, sedang menikmati kesibukan dalam menjalankan program ICC, Indonesia Cultural Club. Sebenarnya, ada juga beberapa program lainnya yang tidak kalah menarik. Kali ini, Saya ingin menuliskan tentang ICC.</p>
<p style="text-align:justify;">Indonesia Cultural Club. Ketupat (ketua panitia) program ini  ialah bang Jul Aidil Fadli. Bulan Februari lalu, kepanitiaan disusun. Teman-teman panitia mulai rajin berkumpul dan berdiskusi untuk membahas program perdana ini. Penjelasan mengenai ICC bisa dilihat <a title="Website PPI UUM" href="http://ppiuum.org" target="_blank">di sini</a>.</p>
<p><a href="http://suciamalia.files.wordpress.com/2012/04/img_1254.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-479" title="Kelas 1 ICC" src="http://suciamalia.files.wordpress.com/2012/04/img_1254.jpg?w=300&h=200" alt="Kelas 1 ICC" width="300" height="200" /></a></p>
<p style="text-align:center;">Photo taken by: Dokumentasi Panitia ICC 2012</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-478"></span>Rencana awal, program ini adalah kelas bahasa saja, seperti yang dianjurkan Prof. Rusdi, Atase Pendidikan KBRI KL. Namun, setelah panitia menanyakan, memperhatikan, dan berdiskusi, lahirlah ide untuk mengajarkan bahasa Indonesia, tari tradisional, dan masakan Indonesia. Ide yang menarik. Alhamdulillah, KBRI KL mendukung dan <em>support</em> konsep acara seperti ini. Maka, panitia membagi <em>job</em> dan mulai mencari peserta.</p>
<p style="text-align:justify;">Semangat bang Aidil bisa saya lihat. Tekadnya untuk menyukseskan program ini tampak sangat besar. Bang Aidil beberapa waktu lalu mengakui kalau ia sempat kewalahan dan bingung dengan semua persiapan praacara. Namun bang Aidil tetap semangat dan mulai mengerti serta memahami pola tugasnya dan tim. Saya membayangkan, saat opening dan closing ICC, siapa yang akan jadi MC? Saya suka bang Aidil membawakan acara, jadi MC. Kalau bang Aidil ketua panitia, <em>automatically </em>akan duduk santai dengan jajaran VIP dan tidak bisa ngeMC.</p>
<p style="text-align:justify;">Sekretaris acara, Ica, tidak kalah semangat. Ica bersedia belajar dan bekerja ekstra dalam pembuatan proposal, menyelesaikan surat-menyurat, dan notulensi rapat. ica sadar akan tanggung jawabnya dan berusaha berbuat yang terbaik. Beberapa kekhilafan tentu sekarang bisa diminimalisir. Semangat Ica mampu mengalahkan lelah yang melelahkannya. Pernah waktu itu, Ica kurang enak badan dan banyaknya tugas yang harus diselesaikan. Namun, karena perbaikan proposal dan surat-surat harus segera diselesaikan, Ica tetap menyelesaikan tugas kesekretariatan ICC. Ica juga mencari peserta dan promosi ke beberapa teman <em>foreigner</em>nya.</p>
<p style="text-align:justify;">Ira juga sibuk mencari caper (calon peserta). Ira juga pegang pendanaan ICC. Maya dan Gilang di seksi acara. Mereka persiapkan konsep acara opening dan closing. Nidya dan Ella di kelas bahasa, terus berkomunikasi dengan mentor kelas bahasa, Dr. Ahmad Sahidah. Ella membawa beberapa teman <em>foreigner</em>nya untuk bergabung di ICC. Kak Cici dan Wiga memikirkan bagaimana agar kelas masak bisa berjalan lancar dan menarik. Maya di kelas tari, mencari pengajar tari dan <em>handle</em> kelas tari agar terasa menarik. Prilly dan Haekal mempersiapkan konsumsi di setiap kelas dan acara penutupan ICC. Tentu pengalaman Prilly di seksi konsumsi tidak diragukan lagi. Prilly yang dibantu Haekal, terus ceria, semangat, dan ada saja hal lucu yang mereka lakukan sehingga membuat panitia tertawa dan terhibur saat rapat dan acara. Gilang dan Rendy, tidak diragukan lagi, mempersiapkan dan mengatur segala hal mengenai logistik acara. Gilang juga setia menemani bang Aidil ke manapun untuk urus ini itu. Luar biasa! Rindu yang mengabadikan <em>moment</em> dengan kameranya dan Imam dengan <em>mobility</em>nya. Dua wakil ketua PPI yang luar biasa, Taufan dan bang Darius juga tidak mau ketinggalan untuk membantu panitia. Taufan bersemangat dengan menemani, menyemangati, dan membantu panitia berkaitan dengan teknis program. Bang darius membantu mengenai administrasi di UUM, menemani bang Aidil dalam berurusan dengan beberapa pihak, juga mendampingi teman-teman panitia di rapat. Rekan-rekan di luar kepanitiaan? Para BPH yang tidak panitia ICC? Tentu mereka terus memperhatikan, menunggu perkembangan acara, dan berharap semoga ICC berjalan lancar.</p>
<p style="text-align:justify;">Pada pelaksanaan kelas pertama, alhamdulillah berjalan lancar. Bang Aidil tidak menampakkan wajah lucunya seperti biasa karena memikirkan dan mempersiapkan segala hal. Wajah seriusnya membuat Saya terus berdoa agar acara ini berjalan lancar.</p>
<p style="text-align:justify;">Alhamdulillah, sejauh ini, persiapan dan pelaksanaan ICC berjalan lancar. Tidak dipungkiri, ada beberapa kendala yang harus diselesaikan dan beberapa hal yang harus diperbaiki. Kepada semua teman-teman yang terlibat dalam ICC, khususnya panitia, terus semangat dan tetap solid agar program ini bisa kita sukseskan. Bang Darius dan Taufan, transfer terus semangat, ide, dan dukungan lainnya untuk panitia. Kepada Dr. Ahmad Sahidah, terima kasih atas kesediaannya untuk menjadi mentor di kelas bahasa. Saya yakin, kelas bahasa akan sangat menarik dengan adanya Bapak sebagai mentor sekaligus sahabat bagi para peserta. Untuk kak Dwi Hastuti, semangat dan kesediaan kak Dwi untuk berbagi ilmu memasak soto betawi, akan membuat kelas masak menjadi hal yang ditunggu-tunggu dan pasti akan diingat oleh peserta. Kak Ambar, kak Cici, dan kak Indah, terus semangat dan sabar dalam mengajarkan tari Saman Gayonya, ya. Sepertinya beberapa peserta akan kebingungan karena banyaknya tepukan di sana sini.</p>
<p>Kita, bersama-sama, dengan cara berbeda, berbuat, berkontribusi, untuk negeri tercinta, Indonesia.</p>
<br />Filed under: <a href='http://suciamalia.wordpress.com/category/ppi-uum/'>PPI UUM</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/suciamalia.wordpress.com/478/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/suciamalia.wordpress.com/478/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/suciamalia.wordpress.com/478/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/suciamalia.wordpress.com/478/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/suciamalia.wordpress.com/478/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/suciamalia.wordpress.com/478/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/suciamalia.wordpress.com/478/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/suciamalia.wordpress.com/478/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/suciamalia.wordpress.com/478/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/suciamalia.wordpress.com/478/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/suciamalia.wordpress.com/478/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/suciamalia.wordpress.com/478/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/suciamalia.wordpress.com/478/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/suciamalia.wordpress.com/478/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suciamalia.wordpress.com&#038;blog=3771499&#038;post=478&#038;subd=suciamalia&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suciamalia.wordpress.com/2012/04/28/semangat-icc-semangat-untuk-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6ec15ef2c5f2989cae30cb4c808d3bf5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">suciamalia</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://suciamalia.files.wordpress.com/2012/04/img_1254.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Kelas 1 ICC</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Warna</title>
		<link>http://suciamalia.wordpress.com/2012/04/28/warna/</link>
		<comments>http://suciamalia.wordpress.com/2012/04/28/warna/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Apr 2012 03:03:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>suciamalia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Me]]></category>
		<category><![CDATA[penaku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suciamalia.wordpress.com/?p=469</guid>
		<description><![CDATA[Sudah malam. Waktunya istirahat, tapi biasanya Saya belum akan tidur. Beberapa hal masih harus diselesaikan. Saat saya dan roommate sibuk di meja belajar masing-masing, ada yang mengetuk pintu. Kami tahu siapa yang di balik pintu. Dia sudah menghubungi kami beberapa menit lalu. Saya buka pintu dan dia masuk dengan ekspresi sedih tapi masih dengan sedikit [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suciamalia.wordpress.com&#038;blog=3771499&#038;post=469&#038;subd=suciamalia&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Sudah malam. Waktunya istirahat, tapi biasanya Saya belum akan tidur. Beberapa hal masih harus diselesaikan. Saat saya dan roommate sibuk di meja belajar masing-masing, ada yang mengetuk pintu. Kami tahu siapa yang di balik pintu. Dia sudah menghubungi kami beberapa menit lalu. Saya buka pintu dan dia masuk dengan ekspresi sedih tapi masih dengan sedikit senyuman. Kami berdua duduk di katil yang berbeda, roommate saya masih duduk di depan meja. Teman kami yang baru datang ini langsung bersuara. Dia mengatakan kalau dia terharu dengan sesuatu yang  telah saya lakukan tentang kami bertiga. Dia berdiri dan mendekati saya. Kami berpelukan. Dia menangis. Melalui sentuhan dan usapan tangan ini, Saya ingin mengalirkan ketenangan padanya. Semakin ia menangis, saya semakin tidak bisa membendung air mata. Padahal awalnya saya hanya tersenyum dan akhirnya menangis juga. Dia memanggil roommate saya dan kami bertiga berpelukan. Lagi, kami berdua berharap bisa membantu menenangkannya.</p>
<p style="text-align:center;"><em>Sudah lama tidak bersalaman, berangkulan, dan berpelukan dengan teman. Hal yang bagi banyak orang masih menjadi sesuatu yang lucu.<span id="more-469"></span></em></p>
<p style="text-align:justify;">Punya beragam teman membuat sikap kita beragam kepada masing-masingnya. Bukan bermaksud membedakan tapi berusaha menghargai bagaimana sikap dan sifat setiap teman. Setidaknya, ada hal-hal yang harus kita sesuaikan. Teman A yang sensitif tentu tidak bisa selalu kita goda dengan becandaan. Teman B yang pembawaannya tenang dan cenderung kaku, tidak bisa dengan cepat kita paksa untuk berbaur dengan orang lain karena ia perlu waktu.</p>
<p style="text-align:justify;">Saya tentu juga menemukan beragam teman. Secara umum, ada dua kelompok teman. Kelompok satu adalah teman-teman yang secara pemahaman dan kesenangannya hampir sama dengan Saya. Mereka juga selalu setia membersamai Saya. Kelompok dua adalah teman-teman dengan berbagai macam sifat, pola pikir, dan kepentingan yang sangat kontras dengan saya. Tentu harus bisa selalu menyesuaikan diri pada dua kelompok ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Ketika saya di kelompok satu, kami lebih terbuka, berbagi ilmu, pengalaman, dan teman, selalu berusaha saling memahami, mengutamakan berfikiran positif. Kami saling menyayangi dan peduli satu sama lain. Kami selalu bersalaman, berpelukan, meminta maaf, memberi masukan, saling mengunjungi, dll. Hal-hal seperti ini mungkin tidak penting bagi beberapa orang di luar sana, bahkan mungkin ada yang menyangka kalau itu sia-sia. Seperti ada yang bilang, kalau sering-sering bilang maaf, maaf itu semakin lama tidak bermakna lagi. Ini tidak akan terjadi saat kita memang memaknai dan tidak sembarang menyebut maaf pada orang lain. Semua hal-hal sederhana yang tidak semua orang biasakan ini, kami lakukan karena kami menyayangi teman. Kami saling menyayangi kapanpun itu. Kami membersamai sahabat dalam suka duka.  Kami saling berkorban moril dan materil. Kami saling mengkritik dan saling menyimpan aib sehingga tidak ada yang tahu kekurangan teman kami. Senyuman setiap kami bisa saling memberi energi positif. Rangkulan bisa menenangkan hati yang duka. Kami dekat karena dunia akhirat. Dekat karena ingin menjadi pribadi yang lebih baik dan dekat karena ingin menjadi hamba Allah yang lebih taat. Walaupun secara umum kami punya banyak persamaan, tidak dipungkiri kalau sifat kami berbeda-beda juga. Semua ini menciptakan warna yang indah, tenang, dan menyejukkan.</p>
<div id="attachment_470" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://suciamalia.files.wordpress.com/2012/04/101_0939.jpg"><img class="size-medium wp-image-470" title="Langit USM" src="http://suciamalia.files.wordpress.com/2012/04/101_0939.jpg?w=300&h=225" alt="Langit USM" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Langit USM</p></div>
<p style="text-align:justify;">Teman-teman di kelompok dua, sangat beragam. Berbeda sikap, sifat, kebiasaan, dan pemikiran. Lebih banyak tampak perbedaan dibanding saya di kelompok satu. Namun, kami dekat. Perselisihan antarkami sudah bukan barang langka. Salah paham dan gondok-gondokkan juga sering terjadi. Saling membicarakan teman di belakang juga terdengar. Beberapa orang susah untuk memahami temannya. Beberapa lainnya cuek dan terus berteman seperti biasa. Lagi, kami dekat. Kami tidak sadar kalau kami saling menyayangi. Pada kelompok dua ini, juga tercipta warna. Warna keceriaan, kontras, tapi tetap indah.</p>
<br />Filed under: <a href='http://suciamalia.wordpress.com/category/me/'>Me</a>, <a href='http://suciamalia.wordpress.com/category/penaku/'>penaku</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/suciamalia.wordpress.com/469/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/suciamalia.wordpress.com/469/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/suciamalia.wordpress.com/469/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/suciamalia.wordpress.com/469/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/suciamalia.wordpress.com/469/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/suciamalia.wordpress.com/469/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/suciamalia.wordpress.com/469/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/suciamalia.wordpress.com/469/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/suciamalia.wordpress.com/469/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/suciamalia.wordpress.com/469/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/suciamalia.wordpress.com/469/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/suciamalia.wordpress.com/469/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/suciamalia.wordpress.com/469/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/suciamalia.wordpress.com/469/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suciamalia.wordpress.com&#038;blog=3771499&#038;post=469&#038;subd=suciamalia&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suciamalia.wordpress.com/2012/04/28/warna/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6ec15ef2c5f2989cae30cb4c808d3bf5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">suciamalia</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://suciamalia.files.wordpress.com/2012/04/101_0939.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Langit USM</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bahasa Jiwa</title>
		<link>http://suciamalia.wordpress.com/2012/04/27/bahasa-jiwa/</link>
		<comments>http://suciamalia.wordpress.com/2012/04/27/bahasa-jiwa/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Apr 2012 19:18:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>suciamalia</dc:creator>
				<category><![CDATA[penaku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suciamalia.wordpress.com/?p=463</guid>
		<description><![CDATA[Berikut ialah lirik Bahasa Jiwa, Maidany: Tidak semua manusia mengerti s&#8217;gala perasaan yang ada di hati kita Tidak pula dapat selalu memahami gejolak jiwa yang ada di dalam diri kita   Janganlah selalu mengharapkan orang lain harus mengerti akan perasaanmu walaupun ia adalah sahabat karibmu sendiri Kar&#8217;na perasaan adalah bahasa hati yang dapat berubah di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suciamalia.wordpress.com&#038;blog=3771499&#038;post=463&#038;subd=suciamalia&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<address><strong><em>Berikut ialah lirik Bahasa Jiwa, Maidany:</em></strong></address>
<address><em> Tidak semua manusia</em><br />
<em> mengerti s&#8217;gala perasaan</em><br />
<em> yang ada di hati kita</em></address>
<address><em>Tidak pula dapat selalu memahami</em><br />
<em> gejolak jiwa yang ada di dalam diri kita</em></address>
<address> </address>
<address>Janganlah selalu mengharapkan orang lain<br />
harus mengerti akan perasaanmu<br />
walaupun ia adalah sahabat karibmu sendiri<br />
Kar&#8217;na perasaan adalah bahasa hati<br />
yang dapat berubah di setiap waktu</address>
<address> </address>
<address>Hari ini ia adalah<br />
orang yang sangat mengerti<br />
akan perasaan hatimu<span id="more-463"></span><br />
Mungkin esok ia adalah<br />
orang yang paling tidak memahamimu<br />
Janganlah memaksa<br />
kar&#8217;na saudaramu juga hanyalah<br />
seorang manusia biasa</address>
<address> </address>
<address>Cukuplah hanya Allah tempat mencurahkan<br />
segala isi yang ada di hati kita<br />
dan menumpahkan segala perasaan yang ada di jiwa<br />
Tidak semua manusia mengerti s&#8217;gala perasaan yang ada di hati kita</address>
<h6>Sumber: http://liriknasyid.com</h6>
<p>Ya, tidak semua orang bisa selalu mengerti bagaimana kita, kapanpun dan di manapun. Oh, atau engkau (pembaca) pernah menemukan seseorang yang bisa mengerti orang lain sepenuhnya? Tanpa ada yang luput sedikitpun? Apapun itu, tidak semua orang yang bisa selalu mengerti kita, even sahabat atau saudara kita.</p>
<p>Lagu ini mengingatkan kita agar tidak terlalu berharap banyak untuk dimengerti. Logikanya, tidak semua orang yang kita kenal akan memenuhi dan mengikuti bagaimana kita. Setiap orang mempunyai perbedaan dan itu bisa menyebabkan perselisihan, konflik, dan sebagainya. Kalau kita punya masalah dan kita menuntut untuk dimengerti orang lain, apa kita lupa bahwa setiap orang punya masalah masing-masing?</p>
<p>Banyak hal sederhana yang jika berbeda, bisa berdampak buruk. Misal, si ‘perfect’ melankolis akan merasa terganggu kalau temannya main ke rumah dan membuat sedikit ‘ketidakrapian’. Seorang yang dibesarkan di pesisir, akan terbiasa bersuara keras. Suara keras ini mungkin akan agak mengganggu orang yang tidak terbiasa bersuara keras. Sahabat kita yang biasanya setia mendengarkan dan memberi nasehat dari curhatan kita, tiba-tiba saja diam membisu dan tampak tidak begitu tertarik dengan curhatan kita. Teman-teman tidak peka ke kita, terkesan cuek dan tidak peduli. Apa lagi contoh lainnya?</p>
<p>Ini, kata Maidany, karena tidak semua orang bisa tahu bagaimana perasaan kita. Hanya Allah yang tahu. Tidak semua orang juga yang bisa selalu mengerti kita karena kita manusia yang punya keperluan, masalah, dan cara sendiri dalam menjalani hidup. Maka, karena hanya Allah yang mengerti kita sepenuhnya, ceritakan semuanya pada Allah. Curhatlah sepuasnya, luahkan kesakitan dan kesedihan. Setelah itu, kita akan merasakan ketenangan, lebih damai.</p>
<p><em>Mereka ialah orang-orang yang beriman, yang hatinya menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatilah, hanya dengan mengingat Allahlah hati orang mukmin menjadi tenteram.</em> Ar-Ra&#8217;du:28</p>
<p>W<em>ahai Tuhan kami! Janganlah Engkau sesatkan hati kami setelah kami Engkau beri petunjuk. Dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu. Sesungguhnya Engkau Maha Pemberi.</em> Al-Imran:8</p>
<p><em>Katakanlah! Apa jadinya andaikata Allah mencabut pendengaran dan penglihatanmu serta menutup mata hatimu? Tuhan manakah selain dari Allah yang sanggup memulihkannya. Perhatikanlah, bagaimana Kami telah berulang kali menjelaskan tanda-tanda kebesaran Kami namun mereka tetap berpaling saja.</em> Al-An&#8217;am:46</p>
<br />Filed under: <a href='http://suciamalia.wordpress.com/category/penaku/'>penaku</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/suciamalia.wordpress.com/463/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/suciamalia.wordpress.com/463/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/suciamalia.wordpress.com/463/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/suciamalia.wordpress.com/463/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/suciamalia.wordpress.com/463/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/suciamalia.wordpress.com/463/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/suciamalia.wordpress.com/463/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/suciamalia.wordpress.com/463/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/suciamalia.wordpress.com/463/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/suciamalia.wordpress.com/463/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/suciamalia.wordpress.com/463/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/suciamalia.wordpress.com/463/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/suciamalia.wordpress.com/463/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/suciamalia.wordpress.com/463/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suciamalia.wordpress.com&#038;blog=3771499&#038;post=463&#038;subd=suciamalia&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suciamalia.wordpress.com/2012/04/27/bahasa-jiwa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6ec15ef2c5f2989cae30cb4c808d3bf5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">suciamalia</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
