Akhirnya, selesai juga 8 hari ujian ini. Kurang gimana….gitu ya dengan usaha dan jawaban-jawaban ci waktu ujian.

Semoga, nomor 1 tetap tertulis di rapor nanti. Amiin…

Semoga, nilai-nilai tambah bagus dan lebih memuaskan. Amiin….

ops, tapi masih ada yang belum lewat. I will go to Medan for selection MMQ. Ya Rabbi, berikanlah kemudahan pada hamba yang lemah ini……

 

for the readers, doakan ci ya semoga kamis besok 19 Juni 2008 perjalanan ci lancar sampai kembali lagi ke Padang dan disana semoga baik2 saja(lho?)

Aneh! Memang hal ini (bagi ci) sangat membingungkan. Gimana g’, analoginya seperti cerita Sebuah Negeri yang penduduknya hanya punya 1 telinga. Singkatnya, di sebuah negeri antah berantah yang dipimpin seorang Raja. Sang Raja malu pada rakyatnya karena kecelakaan yang menyebabkan salah satu telinga Raja sakit dan harus dipotong. Agar Raja tidak malu, seseorang memberi saran agar Raja memerintahkan seluruh rakyatnya untuk memotong sebelah telinga mereka. Jadilah negeri itu negeri dengan satu telinga. Pasti sudah banyak yang tau cerita ini.

 

Awalnya hal itu sebuah keanehan, tapi menjadi biasa karena dibiasakan.

 

Sama seperti permainan yang satu ini. Ini pasti juga sudah banyak yang tau. Ada 2 buah benda, pensil dan pena. Ketika ditunjuk pensil, kita harus menyebutkan pensil. Begitu juga dengan pena. Ulangi beberapa kali. Sekarang, mari kita ubah. Saat pensil yang ditunjuk, kita harus meyebutkan pena, bigitu sebaliknya. Begitu seterusnya. Awalnya pasti terasa aneh, tapi setelah terbiasa, biasa saja bukan?

 

Begitulah kita, sesuatu yang aneh dan mungkin juga menyimpang akan menjadi biasa dan dilegalkan. Ini pula yang terjadi didekat kita, para pelajar dan seluruh elemen sekolah pasti sudah biasa melihat. Ci, jujur sangat tidak suka dengan hal ini. Ulangan dan ujian bukannya menjadi sarana pengujian kemampuan diri, tapi malah menjadi tabungan perbuatan tidak baik bagi mereka(termasuk teman2ku). (lagi…)

Sabtu pagi kemarin tidak seperti biasanya. Hari sebelumnya, jum’at telah dibagikan nomor ujian untuk ujian semester 2 hari senin depan. Sabtu ini masih banyak siswa/I ke sekolah untuk melengkapi nilai dan ada juga yang belum mendapatkan nomor ujian, mereka selesaikan hari itu juga.

Biasanya masuk sekolah jam 07.00, karena tidak belajar maka kami bebas datang jam berapa pun, sesuai kepentingan masing-masing. Saya dan teman-teman sekelas janjian ngumpul di sekolah jam 07.30. kalau biasanya saya ke sekolah diantar Ayah(sekalian Ayah ke kantor), karena Ayah pergi lebih cepat jadi saya pergi naik Bis Kota.

Sebenarnya perjalanan dari rumah ke sekolah bisa dengan 2 rute. Pertama, lewat Simpang Tinju dengan ongkos anak sekolah Rp 4500 karena naik 3 angkot(@Rp 1500). Kedua, lewat RS Selasih dengan ongkos Rp 3000 dengan 1 kali Bis Kota dan naik ojek(@Rp 1500). Bisa juga tidak naik ojek karena jarak antara Selasih ke sekolah tidak terlalu jauh. Jadi, ongkosnya cuma Rp 1500, murah kan? Ini sekilas tentang cara kami para anak sekolahan untuk menghemat uang. Hehe….

Jadi, pagi itu saya lewat Selasih dengan Bis Kota lalu naik ojek. Saya tidak termasuk orang yang pilih-pilih Bis Kota. Banyak orang yang pilih-pilih mana Bis yang bagus dan musiknya enak didengar. Banyak juga yang milih Bis Kota Tabing karena bagus dan bersih dibanding Bis Kota Lubay yang masuk pasar, jadi g terlalu bagus dan kurang bersih. Waktu saya menyeberang, lewat Bis Kota Tabing(dapat yang bagus) dan nunggu saya untuk naik. Jadilah saya naik dan lega juga karena musiknya tidak terlalu keras seperti Bis Kota kebanyakan. (lagi…)

Ci, Ami sebenarnya g mau jadi orang yang study oriented. Ami juga mau ikut organisasi.

Begitu penggalan cerita seorang teman dekat sekitar 1 tahun lalu. Saat itu saya masih kelas 1 semester ganjil di MAN 2 Padang. Bermodalkan keyakinan dan tekad untuk mencari ilmu, saya pun mulai ikut beberapa organisasi. Pertama, BRM (bina remaja muslim) MAN 2 Padang. Di saat yang bersamaan, saya juga dimotivasi kakak untuk masuk ASSALAM (asosiasi pelajar Islam) yang cakupannya sudah meluas, SUMBAR. Di mesjid dekat rumah, saya juga bergabung dengan teman2 di RISMAM (remaja islam mesjid Amal Muslimin). Oya, saya juga sempat ikut ekskul silat, tapi cuma sebentar karena acara ASSALAM selalu hari minggu, silat juga hari minggu. Sebenarnya saya sempat tergoda untuk masuk Pramuka, drum band, tari dan PMR. Tapi ntah mengapa, saya merasa BRM adalah jiwa saya, komunitas yang aku banget. Jadi, saya bulatkan tekad untuk focus di BRM dan ASSALAM.
Apakah yang saya dapat setelah itu? Saya mulai bisa memahami dimana potensi diri, lebih percaya pada kemampuan diri,mampu berfikir maju, menambah wawasan bertambah ilmu, teman dan pengalaman. Banyak ilmu2 baru yang saya dapatkan dari pelatihan-pelatihan di BRM dan ASSALAM, diantaranya ilmu berorganisasi. Semua saya ikuti nyaris tanpa teman. Maksudnya, saya g ikut-ikutan teman, pergi ke acara BRM dan ASSALAM sering sendiri, Cuma sekali dua kali bareng teman.
Setelah masuk BRM, RISMAM dan ASSALAM, saya juga mencoba untuk masuk OSIS. Awalnya, saya g pede banget. Saya punya paradigma yang salah tentang diri sendiri saat itu. Saya yang bukan siapa-siapa mau masuk OSIS? (lagi…)

lho??? Apa hubungannya antara bbm naik dgn olahraga??
gini, ongkos kami-kami anak sekolahan yg sebelumnya Rp 1000 dan menurut saya sih sudah pas unk anak sekolahan, naik jadi Rp 1500. ya…walaupun jajan juga dikasi lebih (tuh kan…) tapi ya rasanya kemahalan aja. Mungkin karena blm terbiasa aja kali ya.

So, unk ongkos angkot yang naik 50% itu g apa2 lah. Tapi yang kelewatan bgt rasanya, ongkos ojek juga naik! padahal dari simpang Asrama haji ke rumah yang g jauh2 bgt, sudah pas klu bayarnya Rp 1000. Eh, naik jadi Rp 1500! akibatnya, sekarang saya g mau lagi naik ojek kecuali kalau mendesak bgt. Selama 1 minggu ini, ogah naik ojek. Padahal, tas saya kan berat bgt.

Sabar atuh, ya… itung-itung olahraga batinku.
Kalau kondisi memungkinkan dan mood lg enak unk jalan jauh, saya jalan sama teman dari MAN 2 ke simpang Selasih. Jadi, bisa hemat 1500 atau 3000. Ya Allah, akankah semakin berjalannya waktu, ongkos naik juga???

 

Alhamduliilah….

akhirnya punya blog juga di wordpress. Kurang dari 1 tahun yang lalu, saya tergoda untuk ‘duduk’ di depan komputer rumah lama-lama untuk menjelajahi dunia blogger. Tentunya harus punya email dulu. lalu, seorang teman yang main ke rumah, membuatkan saya friendster. Mengapa tidak saya sendiri saja yang buat???? males! lho, bukan koq. Saya g tertarik dengan fs2an, jadi saya waktu itu hanya browsing2, nambah2 ilmu. Saya pun g terlalu memikirkan tentang fs, saya mulai tertarik pada blog. mulailah saya cari2 tau dan mulai sign up di wordpress. tapi, saya yang saat itu belum terbiasa dengan dunia maya ini, malah kebingungan sendiri dengan tampilan blog saya. Duuh, akhirnya saya tinggalkan blog di wordpress. g saya buka2, padahal ada email tentang petunjuk penggunaan wordpress. Saya seakan g peduli gitu sama wordpress. Saya pun mulai masuk mailing listnya Mbak Asma Nadia. Jadi, setelah punya email dan friendster, saya jadi anggota milist. What else? Suatu hari, saya melihat site Andrea Hirata di multiply. Saya juga lihat site Asma Nadia. Saat mencoba kasi comment di site si penulis tetralogi Laskar pelangi tersebut, koq harus registrasi dulu ya?? Saya ikuti aja instruksinya. Akhirnya saya punya blog juga deh di multiply. Tapi, belum saya apa2in. Trus, saya buka Web kick andy, untuk masuk jadi anggotanya supaya bisa sapat buku gratis, koq harus daftar juga ya? ya iya lah….

Saya kembali melihat2 site saya di multiply, saya awalnya bingung juga gimana cara mempercantiknya. Coba-coba aja deh dulu……
eh, mudah banget ternyata punya blog di multiply. Jadilah saya mencintai blog saya yang pertama itu. Manfaatnya apa aja sih? Dapat ilmu baru yang banyaak bgt, dapat teman baru dan dapat pengalaman baru deh….

Seakan g puas, saya juga coba buka2 blogspot. Bukan untuk iseng2 doang lho, tapi untuk menggali ilmu lebih banyak dan lebih dalam lagi. Saya coba masuk dan mulai membuat account di sana. Jadilah saya punya 2 blog. Blog saya di blogspot bisa di lihat disini

huah………..
aku hadir juga disini

« Halaman Sebelumnya