Posted in penaku

Bis Kota??? CApe deeh…

Sabtu pagi kemarin tidak seperti biasanya. Hari sebelumnya, jum’at telah dibagikan nomor ujian untuk ujian semester 2 hari senin depan. Sabtu ini masih banyak siswa/I ke sekolah untuk melengkapi nilai dan ada juga yang belum mendapatkan nomor ujian, mereka selesaikan hari itu juga.

Biasanya masuk sekolah jam 07.00, karena tidak belajar maka kami bebas datang jam berapa pun, sesuai kepentingan masing-masing. Saya dan teman-teman sekelas janjian ngumpul di sekolah jam 07.30. kalau biasanya saya ke sekolah diantar Ayah(sekalian Ayah ke kantor), karena Ayah pergi lebih cepat jadi saya pergi naik Bis Kota.

Sebenarnya perjalanan dari rumah ke sekolah bisa dengan 2 rute. Pertama, lewat Simpang Tinju dengan ongkos anak sekolah Rp 4500 karena naik 3 angkot(@Rp 1500). Kedua, lewat RS Selasih dengan ongkos Rp 3000 dengan 1 kali Bis Kota dan naik ojek(@Rp 1500). Bisa juga tidak naik ojek karena jarak antara Selasih ke sekolah tidak terlalu jauh. Jadi, ongkosnya cuma Rp 1500, murah kan? Ini sekilas tentang cara kami para anak sekolahan untuk menghemat uang. Hehe….

Jadi, pagi itu saya lewat Selasih dengan Bis Kota lalu naik ojek. Saya tidak termasuk orang yang pilih-pilih Bis Kota. Banyak orang yang pilih-pilih mana Bis yang bagus dan musiknya enak didengar. Banyak juga yang milih Bis Kota Tabing karena bagus dan bersih dibanding Bis Kota Lubay yang masuk pasar, jadi g terlalu bagus dan kurang bersih. Waktu saya menyeberang, lewat Bis Kota Tabing(dapat yang bagus) dan nunggu saya untuk naik. Jadilah saya naik dan lega juga karena musiknya tidak terlalu keras seperti Bis Kota kebanyakan.

Bis kota yang lumayan bersih dan cukup nyaman dengan musik yang tidak terlalu keras. Di bagian depan, ada TV(banyak Bis Kota yang punya TV didalamnya). Saya dapat tempat duduk dan penumpang belum terlalu banyak. Saat sampai di Minang Plaza, Bis Kota berhenti sebentar untuk menunggu penumpang yang akan naik. Si sopir tiba-tiba menukar lagu. Awalnya lagu Band menjadi lagu-lagu disko yang saya benci banget dan volumenya lebih keras. Dan Masya Allah…..si Sopir menghidupkan TV dan muncullah gambar perempuan-perempuan berpakaian serba minim yang sedang bergoyang ria! Jadi saya lihat dong??? Iya, sekilas! Ya mau g mau pasti seluruh penumpang melihat dong, walau sekali dan sekilas. Penumpang semakin banyak. Laki-laki yang duduknya dibelakang keenakan melihat gambar-gambar yang mengundang syahwat itu.

 

Uhh, saya paling g suka dengan yang seperti ini! Pornografi dimana-mana, pornowicara juga sudah semakin banyak terdengar. Lalu, apa yang saya lakukan? Saya buka tas, ambil kamera dan saya abadikan bukti itu.semoga foto ini di kemudian hari bermanfaat. Sang kenek Bis Kota sudah curigaan gitu lihat saya, tapi sepertinya dia g bisa marah. Saat turun di Simpang RS Selasih, saya foto lagi Bis Kota itu dari belakang. Waah, tau deh si kenek kalau saya foto bis bagusnya. G tau lah apa yang terjadi di dalam bis kota itu. Mungkin saja sopirnya tau saya foto-foto bisnya dan ngumpat-ngumpat panjang sambil nyupir. Kan banyak sekali para sopir bis kota dan keneknya yang kasar-kasar, suka ‘minum’, suka musik yang keras membuat sakit telinga dan suka kasi lihat ke penumpang ‘video-video’ g benar gitu. Menurut saya, lebih baik dan lebih ramah sopir angkot daripada sopir dan keneknya Bis kota. Tapi, kerasnya musik sih sama, ada juga angkot yang mini TVnya memperlihatkan ‘video’ g benar itu! Duuh, sedih banget saya waktu beberapa kali melihat di angkot dan Bis Kota para laki-laki enak-enakan lihat perempuan-perempuan kekurangan bahan bergoyang-goyang ria yang ditampilkan si kotak ajaib itu.

Lalu, apa maksud saya menulis ini? Peluapan emosi yang benci dengan hal ini dan mudah-mudahan foto-foto itu berguna(dalam hal yang positif) suatu hari nanti. Banyak juga muslimah yang berani bilang pada sopir atau kenek untuk mengganti tayangannya atau matikan saja TVnya. Ada juga yang mencatat nomor plat Bis dan angkot lalu melaporkan pada polisi atau Pemda.

Sepertinya hal-hal ini kurang diperhatikan secara continue oleh pemerintah dan aparat. Padang, ditengah-tengah program Pemda wajib berjilbab bagi para pelajar putri, masyarakat yang dianjurkan hafal Asmaul Husna terutama pelajar, maraknya lomba Asmaul Husna hingga kakak beradik MTsN Model dan MAN 2 Padang juara 1 dan 2 , digiatkannya wirid remaja, subuh mubarokah, Pesantren Ramadhan dan setumpuk kegiatan Islami lainnya ternyata masih banyak penyimpangan-penyimpangan lain yang mungkin lupa atau luput dari pandangan Pemda.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s