Posted in penaku

Masihkah ada?

Hujan deras

Pagi hingga petang

Membasahi bumi

Pucat, dingin

 

Air tergenang

Ada yang senang

Ada yang mengutuk

Namun ku rasa

Hanya aku

yang begitu terbawa suasana

 

kembali muncul ingatan itu

tentangmu

mengapa semua jadi seperti ini?

Kemana cinta itu pergi?

Disaat ku mulai membuka hati?

 

Lalu, aku harus bagaimana?

Menangis?no!

Cerita pada seseorang?

Menurutku lebih baik tidak…

Jangan sampai temanku tau

Bermuram durja?

Menyesali keadaan?

Untuk apa?

Toh, diriku juga yang kan tersiksa

Ku hanya bisa cerita pada Yang Maha Mencinta

 

Ayolah, jangan begini

Ku biasanya bisa atasi ini

Jangan terbawa rasa bodoh itu

Jangan biarkan ketenangan itu musnah

Ketenangan yang tlah lama ku bangun

Jangan runtuhkan benteng hati itu

Jangan buat diri kembali terluka

 

 

2 thoughts on “Masihkah ada?

  1. hihi….
    alhamdulillah, dari sebuah masalah bisa menghasilkan sebuah tulisan.
    sekarang masalahnya sdh tdk terpikirkan lagi, capek juga yan Pakde kalau sakit hati, jadi mslh tu g terlalu dipikirkan dan akhirnya berlalu juga.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s