Posted in Pesantren Ramadhan

PESANTREN RAMADHAN 1432 H (PART 1)…

Berbuat, walau tak banyak, untuk sekitar

Walau sendiri, ingin terus berbagi

Bulan ramadhan sudah memasuki hari yang ke-11. Pesantren ramadhan 1432 H sudah memasuki hari ke 10, termasuk pembukaan dan prapesantren. Kepanitiaan PR tahun ini tidak banyak berubah dari segi jumlah panitianya. Ada beberapa yang tidak bisa ikut lagi, ada juga yang masih bisa. Kami yang masih bisa, berubah formasi. Waketupat jadi ketupat. Waben jadi sekum. Ya…baputa sekitar situ. Ada satu yang berbeda. Kak reren tidak lagi terlibat aktif dalam PR tahun ini. Beliau-alhamdulillaah-semakin sibuk dengan pekerjaannya sampai-sampai sering kecapean. And, sepertinya memang kak Ren ingin menyerahkan kepanitiaan PR pada adik-adiknya ini agar kami bisa belajar banyak dan lebih tahu medan, hehe. Salut lihat kak Ren, sudah 7 tahun kak Reren menjadi panitia PR di Amal Muslimin. PR pertama, kak Ren, bunda (samping masjid), dan beberapa kakak lainnya meramu teknis PR. Kak Ren mendatangkan instruktur dari UNP (ikhwan akhwat UNP). Tahun-tahun selanjutnya, ada yang bunda aktif mengoordinir dan langsung berperan sebagai instruktur, ada yang para Ibu Guru mengoordinir acara, ada yang mendatangkan instruktur dari Bapak-Bapak dosen IAIN, dll. Selama 3 tahun terakhir, panitia merangkap jadi instruktur. Tentunya secara teknis, acara diambil alih panitia dan Ibu guru MDA (untuk SD). Bagaimana dengan tahun ini?

PR tahun ini, kak Ren tidak mau lagi namanya masuk dalam kepanitiaan. Biasanya, kak Ren yang mengurus semua administrasi dan perlengkapan PR. Kak adek dan Ci membantu saat pendaftaran, menjalankan absensi, administasi harian, dan bantu-bantu penilaian. Pada saat pertama kali menjadi panitia PR, kak adek dan Ci sadar bahwa ini tidak mudah. Ini tidak mudah, tapi bisa dijalani. Berat tapi bisa dilalui. Seringkali tidak nyaman karena sibuk dan kecapean tapi harus terus dijalani dengan senang hati. Salut dengan kak Reren yang bertahun-tahun berkutat dengan kestarinya PR. Beberapa tahun menjadi sekretaris, beberapa kali jadi ketupat (ketua panitia). Lagi-lagi cerita yang dulu, g jadi-jadi cerita yang tahun ini!!

PR tahun ini (lagi), Ci gak bisa datang waktu pembentukan kepanitiaan. Eeh, besoknya kak adek kasih tahu kalau Ci di sekum. Ci jelaskan kalau Ci gak bisa di sekum karena mungkin selama 20 hari PR, ci beberapa kali gak bisa datang karena harus ke kampus untuk urus nilai dan prepare to go to negeri jiran. Printer di rumah juga lagi sakit, harus diobati. Intinya, sekum dalam PR harus stand by dan siap ‘terjun’ untuk ngetik, ngeprint, dan nge nge lainnya. Kak adek seolah tak percaya, begitu juga kak reren. Mungkin karena tidak ada pilihan lain. Cica sibuk nyiar dan cari berita, fani sibuk lain-lain juga. Maka, Ci minta bantuan kak adek untuk ngeprint bersama, memperbanyak berbagai bahan bersama, menerima pendaftaran dan pengembalian formulir bersama, dan sampai sekarang, melakukan kegiatan harian pesantren secara bersama. Alhamdulillaah, pesertanya 86 orang, lebih sedikit dari tahun sebelumnya, 100an bahkan lebih. Bersyukur bukan hanya karena pesertanya lebih sedikit (serius lho, banyaknya peserta juga menentukan lebih banyak atau tidaknya tugas panitia dan Ibu pengawas), tapi bersyukur karena masih ada peserta, hehe..Alhamdulillaah ada Aris yang bisa ambil alih SMA sebentar. Akmal dan bang Al juga stand by di waktu SMA (pagi). 10 hari kedua, saat SMP yang pesantren di jamnya SMA, mereka tetap stand by gak ya?? Saat jamnya SMA, kak adek dan Ci ngurus absensi, data-data, dll. Saat jamnya SD dan SMP, kak adek, Ci, dan Pak Madi yang mengambil alih acara, bergantian.

PR tahun ini, seperti biasa, peserta dibagi perkelompok. Ada 4 kelompok untuk masing-masing tingkat. Tiap kelompok didampingi Ibu guru pembimbing (tidak ada Bapak Guru di mesjid kami). Hal yang berbeda tahun ini, kami memberi yel-yel untuk tiap tingkat. Kak adek dan Ci juga persiapkan doorprize untuk peserta. Doorprizenya juga  macam-macam. Ada yang dapat doorprize karena bisa menjawab pertanyaan Ustadz/ah pemateri. Ada yang dapat karena memenangkan games yang kami berikan. Ada juga yang dapat sebagai bentuk apresiasi kami karena telah bersikap lebih baik dari teman-temannya. Hal lain, karena kami merangkap juga sebagai instruktur PR, kami lebih banyak memberi motivasi, nasehat, dan ajakan (khususnya SMP) untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Ya..kami ‘masuk’ melalui komunikasi harian dan secara formal saat kami ‘di depan’ (dengan menampilkan berbagai video, slides, games, dan bercerita). Saat penyampaian, sekali dua kali agak emosi juga-takarehan-, maaf ya adek-adekku..pelaksanaan tadarus juga berbeda selama 2 tahun belakangan. Tadarus dilaksanakan perkelompok dengan kakak-kakak mentor. Pada akhir tadarus, bang Al memberi kuis berupa pertanyaan yang penting, unik, kadang aneh. Pertanyaannya tentang keagamaan dan umum. Semua peserta harus menuliskan jawabannya di secarik kertas dan dikumpulkan besok malam. Kertas yang dikumpulkan akan diambil secara acak dan dibacakan nama pemilik kertas dan jawabnnya. Jika benar, si pemilik kertas akan mendapat hadiah. Hadiahnya macam-macam. Ada buku, al-ma’tsurat, sate, kue, dll.

About SMA :

10 hari pertama, SMA dari ba’da subuh sampai 8.30. Selama perjalanan pesantren di 10 hari pertama ini, SMA ‘dipegang’ Aris. Kadang akmal dan bang Al juga. Pada awal acara, Aris banyak memberi motivasi dan ‘mengantar’ peserta untuk setoran hafalan ke Ibu guru pembimbing dan ‘membawa’ acara ke Ustadz/ah pemateri. Setelah materi, akmal mengambil alih. Siapa yang tidak melanggar peraturan, seperti tidak memakai name tag, dll, akan dikumpulkan oleh Akmal di beranda masjid. Peserta SMA ada 29 orang. Mereka, alhamdulillaah, tidak bandel, tidak sulit diajak mematuhi aturan. Para Ibu guru SMA-yang berjumlah 8 orang-juga asyik dan kooperatif bagi kami, panitia. Intinya, like this..

About SD :

Unik, lucu, baik-baik, penurut. Adek-adek SD yang selalu mau teriakkan dan bergaya saat yel-yel. Mereka -29 orang- yang langsung menyusun sendal (walau masih diingatkan). Adek-adek SD yang semangat tadarus. Mereka yang semangat dan antusias saat penyampaian materi. Setelah materi, mereka juga semangat meneriaki “games….kak Suci…kak adeek…”. kami berikan mereka berbagai games dan simulasi, termasuk senam otak. So, menyenangkan, menghibur  kami yang kecapean. Walaupun, Ibu guru SD cuma berdua, tidak cukup untuk 4 kelompok. Tahun lalu, Ibu Guru SD masih lebih banyak. Sekarang, ada yang pindah, dinas keliling, dll.

About SMP :

Bagian menguji kesabaran kami. Mereka 22 orang. Beberapa ada yang rajin, santun. Ada juga yang agak nakal. Hmm..mungkin usia mereka yang membuat ada perubahan sikap, pencarian jati diri, ada gejolak hati, dan apalah, yang membuat mereka enggan, malu, untuk beryel-yel ria. Mereka seakan membuat yang tampil di depan mati gaya, tapi ternyata kami yang panitia dan para pemateri gak mati gaya, gak menyerah, hehe…

Ketika hanya 2 orang dari mereka yang tidak terlambat, kami beri apresiasi dan hadiah untuk mereka yang tidak terlambat. Teman-temannya kaget saat tahu jika yang tidak terlambat akan mendapat hadiah. Besoknya, hampir semuanya tidak terlambat. Tentunya, mereka tidak dapat hadiah, tapi apresiasi lain dari kami, panitia. Pendekatan untuk adek-adek SMP tentu berbeda dengan SD. Kami tetap memberi berbagai games dan simulasi, namun juga kami selingi dengan berbagi ilmu dan informasi, serta sedikit -namun berkelanjutan- motivasi.

Ibu guru SMP ada 7 orang. Beliau-beliau juga menyenangkan, menjadi tantangan tersendiri bagi kami untuk menghadapi para Ibu guru ini.

About Panitia :

MEli, Aris, Rani, Uti, Nia, Genia, Mayang, Yudi, Angga, terima kasih atas bantuannya. Cica, Fani, Dayat, Akmal, jangan biarkan kak adek, Ci, dan Pak Madi saja ‘sendiri menyibukkan diri’ di mesjid waktu PR…we need your help, more..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s