Posted in Pesantren Ramadhan

Pesantren Ramadhan 1432 H (Part 3)..

Rabu, 24 Agustus 2011 pukul 11.30

Ini hari terakhir PR sebelum ujian. Kepada semua peserta, kami mintakan kesan pesan, ustadz  dan panitia terfavorit. Kami berikan pada mereka secarik kertas kecil. Hasilnya :

*SMP

Pratami R   :  waktu pesantrennya ditambah lagi, guru pembimbingnya harus datang tepat waktu, lebih banyak gamesnya. Pesantrennya seru banget. Pemateri terfavorit versi Rahma adalah Pak Arnius karena suka dangdutan. Juga Pak Dafri karena banyak game jadi gak bored. Panitia terfavorit bagi Rahma adalah kak suci, kak adek, kak meli, bang dayat, bang akmal, pak alhas, pak madi, kak fani (ini mah semuanya..), semua baik, tulisnya.

Rany A      :  peraturannya jangan terlalu ketat (gak ketat kok dek..). baginya, pesantren membuatnya bisa menghafal yang dulu tidak dihafalnya. Rani menuliskan Pak arnius sebagai pemateri terfavorit, asyik, katanya. Kak adek dan Ci dipilihnya sebagai panitia terfavorit.

Putri S.A    :  panitianya jangan marah-marah lagi ya (kami jarang marah, dek..hehe). pesantren di Amal Muslimin seru. Ustadz terfavorit adalah Pak Arnius karena pelajaran yang dituangkan lebih mengerti. Panitia terfavorit adalah kak Suci.

Herman      :  maap ya..(??), selama ini hafalanku menambah (??). ustadz terfavorit adalah Pak Arnius (Rhoma Irama, tulisnya) karena gaul cara penyampaiannya. Panitia favorit adalah bang dayat karena mudah dekat.

Hilmi          :  kalau memberi nilai hafalan jangan tanggung-tanggung (for Ibu guru pembimbing). Pesantren ramadhan ini sangat seru. Pemateri favorit bagi Hilmi adalah Pak Arnius karena seperti Pak Rhoma Irama. Panitia favorit adalah kak suci karena dia baik (thank’s dek..).

Khalida      :  karena mengikuti pesantren, saya merasa tidak bosan, menghibur. Pemateri favoritnya Pak arnius karena tidak terlalu serius dalam belajar. Panitia terbaiknya kak adek dan kak suci karen baik dan tegas (trm kasih, dek..).

So, hampir semuanya senang dan merasakan manfaat dari pesantren yang mereka ikuti selama 20 hari ini. Pak Arnius pemecah rekor, lebih dari setengah peserta SMP yang suka beliau. Ada juga yang suka dengan Bapak Suhaimi, SIQ. 6 dari 7 peserta SMP putra memilih bang kumis alias dayat sebagai panitia terfavorit mereka. Alasannya karena dayat lucu, mudah dekat, baik, dll. hanya 1 SMP putra yang berbeda, Hilmi. Peserta SMP Putri ada yang pilih kak adek, Ci, dan Cica.

*SD

Diva           :  untuk kak suci sabar, tambah lagi gamesnya. Panitia terfavorit kak suci, kak adek, kak cica. Ustadz favorit Pak Dafri Harweli.

Sidiq           :  kesannya senang, pesannya tambah waktu atau jam belajar. Ustadz favoritnya Ust.Dafri, panitia favorit bang dayat, pak madi, kak suci.

Aura           :  kepada panitia, games yang kakak kasih untuk dimainkan sangat suka. Kepada bang akmal, jangan suka marah kepada kami (memang pernah ya, Mal??). gamesnya banyak, sangat suka, panitianya baik. Ustadz yang suka Ustadz Dafri. Panitia terfavorit kak Suci, Bu Mita, Pak Madi.

Ikim            :  ustdz terfavorit Bang Haris. Materinya menjaga kebersihan (??). kesannya suka pesantren di sini, masjid Amal Muslimin. 3 panitianya kak adek, kak suci, dan Pak Madi. Games kesukaannya ‘panitia berkata’.

Reza           :  ustadz favoritnya Ust.Firdaus karena sering becanda. Kesan pesan untuk kak suci, jangan sering bentak (padahal Cuma sekali, itupun setelah ditanya ternyata karena Ci marah beberapa menit sebelum mereka diminta buat kesan pesan karena mereka bagaluik) dan kak adek gampang tersinggung tapi baik. Tambah lagi jam pelajarannya ya.

Salman       :  ustadz favoritnya Ust.Syamsurizal. panitia favoritnya bang Al, Pak Madi, bang Haris. Pesannya, materinya bagus. Kesan, gurunya bikin hepi (pertanyaannya, guru SD gak ada, Cuma Bu Mita tapi hanya 2-3 kali datang dan beliau gak lucu..mungkin lucu bagi Salman..).

Difa T         :  pesantrennya sih seru, panitianya baik kok, tapi banyakin gamesnya dong (sudah banyak sangat kok dek, tapi adek-adek kan mintanya setiap hari untuk beberapa games, hehe..). panitia favoritnya kak suci, bang haris, pak madi. Ustadz favoritnya Ust. Dafri, M.Ag (beliau kan masih kuliah S 2, Difa sudah buat M.Ag nya..)

Anita          :  kak, kalau sudah stor hafalan, langsung games dong kak, biar lebih asyik. Kakak-kakak panitia di sini baik-baik ya. Pemateri favoritny Ust. Dafri Harweli. Panitia favoritnya kak suci, kak adek, kak ceca (Cica, dek).

Muti           :  panitia favoritnya pak madi, kak adek, kak suci. Pak alhas pilih kasih terhadap anak SMP (ini tentang jam gamesnya SMP). Ustadz favoritnya Ust.Suhaimi SIQ.

Rere            :  untuk kak suci jangan suka marah-marah kalau orang lagi ribut (hehe..kalau adek-adek gak bisa diingatkan lagi untuk tidak ribut, kak marah SEDIKIT dan SEBENTAR kok..). saya suka pesantren sekarang ini, untuk panitia jangan suka marah-marah (hehe..ini karena rere sering kami tegur untuk diam ya??). ustadz favoritnya Ust. Dafri. Panitia favoritnya kak suci, kak adek, kak cica (makasih dek..).

Dll. adek-adek SD hampir semuanya menuliskan tentang games yang minta ditambah, waktu pesatren yang ditambah, dan panitia yang kadang marah tapi baik, hehe. So, Ustadz favorit mereka umumnya Pak Dafri. Ada juga beberapa yang suka Pak Siril, Pak Syamsurizal, Pak Dadang, dan Pak Suhaimi, SIQ. Haris juga. And, mereka semua menuliskan senang pesantren di sini. Alhamdulillaah…(kayaknya agak beda dengan komentar SMA).

*SMA

Afdhal        :  diharapkan peraturannya sedikit dilonggarkan (gak seketat yang dulu kok, dek). Pesantren tahun ini sangat menyenangkan karena cara pemateri memberi materi sangat mudah dicerna. Pemateri favoritnya Pak Arnius. Panitia favoritnya bang akmal, bang Hadi (dayat), bang Al, kak suci. Guru favoritnya Bu Upik dan Bu Gusnetti.

Rani            :  Ustadz favoritnya Pak Arnius. Panitianya kak suci, kak adek, bang haris. Gurunya Bu Irna Munir. Pesan Rani, sebaiknya hafalan tidak terlalu banyak. Kalau surat wajib ya surat wajib aja. Kalau surat pilihan ya terserah kita dong. Semoga pesantren ke depannya lebih baik. Kesan Rani, bangga dengan panitia yang tidak pernah lelah menemani peserta yang bandel-bandel.

Fajri            :  saya senang bisa jadi ketua kelompok tahun ini karena sebelumnya saya tidak pernah jadi ketua. Ustadz favoritnya Ust.Arnius. kesan Fajri, ini adalah tahun terakhir saya mengikuti pesantren ramadhan. Semoga saya menjadi lebih baik dan maju terus Amal Muslimin, “Allaahu Akbar” Narere..(memang itu ditulisnya..).

Beberapa dari peserta SMA bilang pesantren mereka agak membosankan. Keesokan harinya setelah ujian, panitia mint maaf jika kurang menyenangkan pesantren yang mereka rasakan. Ada juga yang minta games sebagai refreshing. Kami bilang bahwa kondisi pesantren SMA setelah pindah ke jam siang sungguh tidak nyaman untuk bergames ria lagi. Mereka yang beberapa kali datang terlambat membuat waktu hafalan menjadi lebih sedikit. Tentang komentar mereka untuk panitia, maaf ya kalau di waktu SMA siang kami kurang maksimal karena 3 dan kadang 2 orang menghandle semuanya (administrasi harian, stand by untuk tampil mengambil alih acara, nilai-nilai SD-SMP, dan hal-hal kondisional lain) seharian, membuat kami tidak maksimal.

Well, bagi peserta, hari Kamis, 25 Agustus 2011 adalah hari terakhir mereka pesantren. Tapi bagi kami, panitia, masih ada beberapa minggu lagi untuk menyelesaikan semua tugas, mulai dari nilai mentah peserta (SD, SMP, SMA) yang tidak sepenuhnya dikerjakan guru pembimbing, hingga mengirim sertifikat ke dinas pendidikan. Ini adalah pembelajaran bagi kami berupa ilmu dan pengalaman. Ini adalah tugas kami. Pesantren ini, secara umum, sejatinya adalah tugas masyarakat sekitar untuk  berperan sesuai posisi mereka. Bagi kami, panitia, yang  hanya masyarakat RW 07 biasa, yang juga tidak terlibat langsung dalam RISMAM (Remaja Islam Masjid AM) terpanggil untuk berbuat dengan menjadi panitia. Bagi guru, mereka menjalankan tugasnya dari pemko, hendaknya juga memantau anak-anak di sekitar tempat tinggal. Bagi pengurus RW dan pengurus masjid, tentu mengawasi pelaksanaannya. Bagi orang tua peserta, berbuat dengan cara mendidik anaknya dan memotivasi anak agar lebih giat belajar agama, termasuk saat pesantren.

Tentu kami, panitia, masih banyak kekurangan dalam melaksanakan PR 1432 H ini. Ilmu dan pengalaman yang masih kurang, apalagi untuk rangkap jadi instruktur pesantren dan tadarus, tentu harus kami tambah dan evaluasi lagi.  Kepada peserta, harus lebih bersemangat lagi dalam belajar di PR. Jangan jadikan hafalan dan mendengarkan pelajaran sebagai beban, tapi jadikan itu sebagai santapan nikmat untuk bekal dunia akhirat. Kepada Ibu guru pembimbing, mari kita bekerja lebih optimal dan berbagi tugas terutama dalam penilaian peserta. Tentu Ibu guru tahu bahwa penilaian peserta berdasarkan kelompok mereka  merupakan tugas Ibu Guru. Panitia hanya mengolah dan menuliskannya di sertifikat. Ibu guru juga harus menjadi contoh yang baik bagi peserta dan juga kami (ini sangat mewakili semua hal). Mari kita jadikan waktu pesantren ramadhan sebagai peluang yang baik, bukan sebagai masalah karena menyebabkan tertinggalnya pelajaran sekolah selama 1 bulan.

Semoga PR tahun depan lebih baik dan efektif. Alhamdulillaahirabbil ‘aalamiin….terima kasih kepada pemko Padang yang telah menjadikan PR sebagai agenda tahunan setiap ramadhan. Ini sudah dan akan berdampak positif bagi kami, pemuda penerus bangsa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s