Posted in penaku

Your Life

Everyone has differences in their way of life. Likewise, in concern and interest.  Ada yang bisa hidup hemat, ada yang boros. Tentu kriteria hemat dan boros setiap orang akan berbeda. Kriteria ya, bukan makna. Kalau makna boros, ya semua pada tahu, hidup berlebihan. Tapi, ukuran cukup dan berlebihan tentu berbeda bagi masing-masing orang. Banyak lagi contoh lainnya.

Cara hidup, paradigma tentang kehidupan, kepentingan, dan ketertarikan yang telah menjadi bagian dari diri setiap orang bisa saja berubah seiring dengan waktu, pengalaman, dan pengaruh yang didapat. Dulu, saat baru mendengarkan musik yang volumenya tinggi, sangat keras, banyak remaja yang agak terganggu. Setelah terbiasa dan melihat itu sebagai tren karena semakin banyak yang ‘terlihat’ enjoy dan terkesan gaul, semakin banyaklah remaja yang terbiasa atau dipaksa terbiasa mendengarkan musik keras-keras. Semakin lama, mereka tidak sadar bahwa ada gangguang di telinga mereka, musik yang keras itu mengganggu orang lain di dekatnya, dan semoga saja dokter THT tidak kelabakan dengan pasien remaja. Tentang musik dengan volume tinggi ini, saya sangat terganggu. Kepada roommate, saya minta agak dikecilkan. Kalau di angkot Padang, agak susah juga untuk minta begini, yang ada sopirnya sibuk ‘komat kamit’. Alternatif angkot ‘sederhana’ yang kata teman-teman saya angkot jelek, menjadi pilihan. kalau lagi di mobil sama teman-teman, hmm…ada yang berhasil, ada yang hampir. Hampir ya karena volume standar mendengarkan musik bagi tiap kita ternyata juga beda-beda. Oh ya, sebaiknya kawan-kawan (pembaca) lebih aware tentang ini karena ada kawan saya yang pusing berat kalau terpaksa mendengarkan musik keras-keras, seperti di angkot. Gawat kan kalau hanya gara-gara keinginan kita yang tidak penting dan tidak mendesak itu malah membahayakan orang lain. Sudahlah…jangan komentar “derita dia dong, suka-suka aku.” Atau “lebay banget siih…gak gaul!”. Berhentilah berkomentar sampah, teman!

Ketertarikan. Ada yang sama, ada yang berbeda. Saat SMP dan SMA, banyak pilihan ekskul. Ada yang pecinta pramuka, berprestasi di paskibra, menjadi aktivis di rohis, dikenal di OSIS, dll. Sekarang, kawan-kawan Saya juga punya interest yang berbeda-beda. Ada yang semangat jualan jersey (saya mah jualan nasi aja, hihi), ada yang passionnya kerja dan duit (hayoo..who is it?), ada yang senang dengan aktivitas kupu-kupunya (kuliah pulang, kuliah pulang), ada yang suka sendirian saja, lainnya sibuk organisasi dan belajar.

Hobi juga begitu. Si A hobi ketawa, B hobi online, C suka jalan, D suka foto-foto, dll. Saya di mana ya?? Hmm, saya dulu suka foto-foto, tepatnya memfoto orang. Kalau untuk difoto, No! Saya tidak suka difoto. Dulu, di setiap acara, saya suka mengabadikan moment, walau hanya dengan kamera digital biasa, standar. Tujuannya, supaya acara kami ada dokumentasinya berupa foto. Saat itu saya punya prinsip, biarlah saya gak ada di gambar itu asalkan kegiatan-kegiatan itu bisa saya foto (karena saya gak suka, he..). Mengapa? Pada satu dua kegiatan yang saya ikuti, rekan-rekan di sana seolah lupa dengan urgensi dokumentasi ini. Alhasil, beberapa video dan foto bisa sebagai pengingat saat ini bagi kami.

Bagian saya yang ‘pegang’ kamera, itu dulu. Satu dua tahun belakangan sampai sekarang, setelah teknologi dan jenis kamera semakin berkembang, saat saya punya banyak hal dan target, saat kondisi membuat saya tidak bisa –dan merasa belum perlu- mengambil gambar lagi, ketertarikan Saya untuk mengabadikan setiap sudut dan waktu menjadi berkurang. Kini, saya harus mau dan harus terbiasa difoto. Posisi saya di sebuah kelompok, mengharuskan saya terbiasa senyum dan berekspresi untuk difoto. Well, I’ll survive..(lho kok??).

Saya sekarang lebih sering memperhatikan teman-teman yang suka shoot sana sini, berbincang mengenai foto-foto mereka, berbagi tentang DSLR mereka, discuss tentang perkembangan teknologi dan up grade DSLR, dll. Sepertinya tidak lama lagi saya juga akan semakin tertarik dengan ini. Itu passion mereka, passionmu..?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s