Posted in penaku

Death

Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan (Qs. Ali-imran: 185).

Pernah tidak tiba-tiba merasa bahwa hidup kita tidak akan lama lagi?

Sempat terpikir kalau ketika kita bepergian keluar rumah, kita akan pulang dalam keadaan masih hidup dan aman-aman saja?

Berlalunya waktu berarti bilangan umur bertambah dan kesempatan hidup semakin berkurang. Siapa yang bisa menjamin kalau lima menit ke depan kita masih hidup? Siapa yang bisa memastikan bahwa orang yang sakit parah akan meninggal esok? Siapa juga yang bisa memastikan kalau saya bisa menyelesaikan tulisan ini? Atau saya telah ‘pergi’ sebelum tulisan ini rampung? Tidak ada yang tahu pasti, Allah Maha Mengetahui.

Hal ini telah lama bertandang di pikiran saya. Entah kapan berawal, Allah membuka hati Saya untuk lebih aware tentang yang satu ini. Tentu tidak se-aware para ulama dan ustadz. Saya semakin tersadar dengan begitu dekatnya kematian ketika orang tua dari beberapa teman Saya dipanggil Allah. Orang tua sahabat, saudara teman, adik kawan, dll. Kematian begitu dekat, tidak memandang umur karena tidak tahu tua muda, kecil dewasa, bayi dan lansia. Ketika kita sadar terhadap kematian, masihkah kita dengan santainya wasting time dengan hal-hal yang tidak bermanfaat, berhenti –setidaknya mengurangi- kebiasaan membicarakan kejelekan orang lain, saling bermusuhan, dll? Maka, saat ada perselisihan dengan teman, cobalah untuk memaafkan. Saat bibir ini berbicara segala hal dengan tidak baik dan menyakiti orang lain, mulailah untuk mengurangi kebiasaan itu. Saat dongkol atau marah pada teman, bicarakan baik-baik, maafkan, dan jangan dendam. Dongkol, marah, dendam, hanya akan memberatkan hati, meresahkan pikiran, memicu luka lain, dan menjauhkan hubungan.

Sejatinya, keyakinan tentang kematian harus dibarengi dengan persiapan menghadapinya. Ibarat akan pergi berlibur, segala hal kita persiapkan. Baju, alat mandi, aksesoris, make up, gadget, dll kita persiapkan hingga ke hal-hal kecil dan sederhana. Bisakah kita mempersiapkan kematian dengan baik layaknya kita teliti mempersiapkan pergi liburan?

Sesuatu yang bernyawa tidak akan mati melainkan dengan izin Allah, sebagai ketetapan yang telah ditentukan waktunya. Barangsiapa menghendaki pahala dunia, niscaya Kami berikan kepadanya pahala dunia itu, dan barangsiapa menghendaki pahala akhirat, Kami berikan (pula) kepadanya pahala akhirat. Dan Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur (Qs. Ali Imran: 145).

Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh, dan jika mereka memperoleh kebaikan, mereka mengatakan: “Ini adalah dari sisi Allah”, dan kalau mereka ditimpa sesuatu bencana mereka mengatakan: “Ini (datangnya) dari sisi kamu (Muhammad)”. Katakanlah: “Semuanya (datang) dari sisi Allah”. Maka mengapa orang-orang itu (orang munafik) hampir-hampir tidak memahami pembicaraan sedikitpun? (Qs. Annisa’: 78).

Dialah Yang menciptakan kamu dari tanah, sesudah itu ditentukannya ajal (kematianmu), dan ada lagi suatu ajal yang ditentukan (untuk berbangkit) yang ada pada sisi-Nya (yang Dia sendirilah mengetahuinya), kemudian kamu masih ragu-ragu (tentang berbangkit itu). (Qs. Al-an’am: 2).

Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata: “Ya Tuhanku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian) ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang saleh?” (Qs. Almunaafiquun: 10).

4 thoughts on “Death

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s