Posted in Me, penaku

Perpisahan

Tidak mudah untuk berpisah dengan orang yang disayang. Tentu semua orang pernah menghadapi perpisahan. Biasanya sering bertemu, berbagi, dan menjalani hari-hari bersama. Tiba-tiba, dihadapkan pada kenyataan bahwa harus mengakhiri kebersamaan itu. Kebersamaan yang sudah terbiasa dijalani. Maka, kita akan menjalani hari yang berbeda dari sebelumnya karena ada yang pergi, ada juga yang datang. Ada yang ditinggal pergi untuk selamanya karena telah dipanggil Sang Kuasa, ada yang hanya berpisah karena ruang dan waktu.

Bagaimanapun, perpisahan dan kesedihan hanya masalah tentang membiasakan. Kesedihan karena berpisah akan terobati kalau sudah terbiasa dengan situasi baru yang berbeda. Namun, tetap saja ada beragam reaksi atas perpisahan. Ada yang sangat sedih, ada juga yang merasa biasa saja. Ada yang frustasi, ada juga yang bahagia. Satu hal yang pasti, dibalik semua yang kita hadapi dan jalani, ada hikmah dari Illahi.

Kini, salah seorang kakak yang saya sayangi harus pergi. Beliau kembali ke pulau seberang, ke kampung halamannya. Beliau senang karena bisa kembali dekat dengan orang tua dan keluarga besarnya. Walau saya dan teman-teman di sini merasa sangat sedih, kami juga senang karena beliau senang dengan kepindahannya. Ada ketenangan dan kebahagiaan tersendiri saat menyaksikan orang yang kita sayangi mendapatkan kebahagiaan walau di sisi lain, kita sedih.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s