Posted in penaku

Convo di UUM

Dua minggu lalu, akhirnya saya bisa membawa orang tua jalan-jalan ke Malay dan mengikuti convo saya di UUM.

27 November 2013
Ayah, Ibu, dan saya berangkat ke KL. Banyak teman yang kaget karena saya yang paling awal ke KL. Teman-teman umumnya ke KL di hari Jumat. Saya malah sebenarnya ingin lebih cepat ke KL jadi bisa lebih puas jalan-jalannya, hehe. Saya ingin bawa Ayah Ibu jalan-jalan dulu, selagi ada waktu. Rabu malam kami check in hotel di Chinatown. Setelah meletakkan barang di kamar, kami sempatkan untuk jalan-jalan di Chinatown yang sudah mulai sepi karena akan tutup.

28 November 2013
Besoknya, kami membeli tiket Hop On Hop Off (HOHO) City Tour Bus di seberang Central Market. Tempat kami naik ini adalah bus stop ke-9 dari 23 tempat perhentiannya. Kami hanya membeli tiket yang untuk 24 jam, bukan yang 48 jam. Tiket 24 jam/orang untuk nonMalaysian ialah RM45. Kalau yang tiket 48 jam hanya RM79, lebih hemat.

Ini kali pertama saya naik KL HOHO. Selama ini, saya hanya mencari tahu infonya. Nah, berhubung saya membawa Ayah Ibu untuk jalan-jalan, pilihan saya jatuh pada KL HOHO. Selain bisa mengelilingi KL dalam 3 jam (tanpa turun di bus stop), kita juga bisa turun di bus stop manapun yang kita inginkan dan KL HOHO akan datang setiap 30 menit. Oh ya, sebelumnya, saya juga sempat bertanya tentang KL HOHO ke beberapa orang tempatan dan teman-teman Indonesia yang kuliah di Malay juga. Ternyata, beberapa orang masih belum tahu tentang KL HOHO.

Setelah hampir setengah jam menunggu, akhirnya KL HOHO datang. Saat kami baru naik KL HOHO, saya langsung ajak Ayah Ibu ke open deck. Cuma ada tiga empat turis di atas. Kami langsung duduk dan saya mulai memfoto Ayah Ibu dari berbagai sisi dengan berbagai latar, hehe.

KL HOHO di Dataran Merdeka
KL HOHO di Dataran Merdeka

Kami berhenti di beberapa perhentian. Kami tidak turun di semua perhentian karena mempertimbangkan waktu. Terakhir, setelah turun di perhentian KL Tower, kami berencana pulang karena sudah sore dan hampir maghrib. Berhubung sore hari ada macet di beberapa titik jalan, kami bisa menikmati suasana sore di KL dengan duduk di open deck bagian belakang KL HOHO.

Malamnya, kami kembali berkeliling di Chinatown. Ayah mencoba beberapa jajanan. Setelah berkeliling dan ‘cuci mata’, kami kembali ke hotel dan istirahat. Saya berencana untuk mengajak Ayah Ibu besok ke Putrajaya.

29 November 2013
Setelah sarapan, kami check out dan menitipkan barang di Pudu. Ternyata, Bapak yang punya tempat penitipan ini, sebelumnya bekerja di Telkom. Ayah yang saat baru datang kemaren di Pudu sedang memakai jaket Telkom, langsung ditanyai oleh si Bapak dan mereka langsung akrab. Setelah menitipkan barang, saya ajak Ayah Ibu naik LRT ke KL Sentral. Kami ke Putrajaya naik KTM Komuter yang jalur KLIA. Sebenarnya ke Putrajaya juga bisa naik bus dengan ongkos yang lebih murah tapi dengan waktu yang lebih lama. Namun, setelah mempertimbangkan beberapa hal, akhirnya saya ajak Ayah Ibu naik KTM.

Kami sampai di Putrajaya Sental dan menunggu bus Nadi Putra. Tujuan kami adalah Masjid Putra. Saya ingin Ayah bisa sholat Jumat di Masjid Putra. Setelah puas berfoto, kami menuju masjid untuk sholat. Kami ke KL dengan Rapid KL. Kami turun di Central Market. Kami ke Kasturi Walk dan membeli beberapa sovenir di Central Market. Menjelang maghrib, kami kembali ke Pudu. Akhirnya saya bertemu Ira dan Ayahnya. Sesudah maghrib, bertemu Sherly, Rindu, Yogi (lagi), teman-teman Unsoed, bersama keluarga mereka. Eh ya, ada Bang Erik dan Taufan juga. Malamnya, Saya, Ayah, Ibu, Ira dan ayahnya, ke UUM naik Pancaran Matahari.

30 November 2013
Kami sampai di UUM pukul 5 pagi dan langsung mengambil mobil sewa. Setelah mendapatkan mobil, kami langsung ke masjid. Sudah banyak yang beristirahat dan mandi di masjid. Setelah subuh, kami sarapan di MISC, mandi, dan berkeliling UUM. Ira dan saya juga mengambil jubah convo ke Pute dan Ale. Terima kasih banyak ya temans atas bantuannya. Siangnya, kami check in motel di persimpangan Napoh, arah Jitra, di dekat Cendol Pulut yg terkenal itu (saya lupa namanya), hehe. Cukup jauh dari UUM tapi tetap jauh lebih baik daripada dapat penginapan di Jitra atau Alor, apalagi kalau tidak dapat penginapan.

1 Desember 2013

Hatyai
Hatyai

Ira dan saya memutuskan untuk mengajak orang tua kami ke Thailand. Sesampainya di Le Garden, kami naik Tuk-Tuk ke beberapa objek wisata di Hatyai. Saya lupa namanya, yang pasti, tujuan awal kami ke Sleeping Budha di Hatyai. Lalu, kami ke patung Budha yang ada di puncak bukit di Hatyai. Nah, dari puncak bukit ini, kami bisa melihat keseluruhan kota Hatyai. Subhaanallaah…indaah! Ada beberapa patung di bukit ini. Banyak orang yang beribadah di sini. Saya dan Ira naik cable car ke bukit lainnya untuk melihat patung-patung lainnya, termasuk patung-patung gajah. Sorenya, kami ke floating market. Saya dan Ayah Ibu tidak menginap di Hatyai. Ira dan Ayahnya menginap karena mau belanja banyak di night market. Tetiba saya ingat kalau hari itu, Titan, Taufan, dan Yogi convo.  Maaf ya teman-teman karena saya tidak bisa datang. Walaupun saya tidak datang, tetap ada doa untuk teman-teman J

2 Desember 2013
Senin, waktunya untuk lebih santai karena besoknya hari convo saya. Hari ini, saya ke UUM untuk mengurus beberapa hal seperti bond, dll.  Saya ajak Ayah Ibu ke beberapa tempat makan favorit saya. Akhirnya, saya kembali bisa makan Nasi Lemak di EON yang masih dengan Pak Cik ramah yang punya, minum ABC di EON, makan Maggie Sup Dagingnya Petro, dan Roti Canai Milo, hehe.

3 Desember 2013
Hari Convo! Alhamdulillah berlangsung lancar. Setelah selesai sekitar pukul 12.30, kami keluar dan sibuk berfoto. Beberapa teman sesama pelajar Indo hadir. Ada Ella dan DuDes10. Beberapa orang yang saya harapkan hadir, tidak tampak. Beberapa teman Malay sedang ada kelas juga di jam yang sama. Ternyata, di jam yang sama, ada rapat amandemen RAT PPI UUM. Saya pikir-pikir, lha wong itu rapat harusnya diadakan dalam 3 bulan pertama sesudah RAT tahun lalu, kok baru sekarang rapatnya? Pas di sesi convo saya?? Kan banyak teman yang jadinya ‘tertahan’ di rapatnya. Hehe…biarlah!

Terima kasih kepada semua teman yang telah datang di convo saya –dan tentunya convo DuDe- dan terima kasih atas semua ucapan serta bunga-bunganya. DuDes10 memang baik sekali! Semester lalu saat semester terakhir kami, DuDes10 membuat acara perpisahan dan apresiasi kepada kami, DuDes09. Saat convo, DuDes10 memberi kami masing-masing bunga cantik. Semoga DuDes10 sukses di final exam, lancar skripsi, dan bisa wisuda tepat waktu!

Siangnya, masing-masing kami sibuk dengan keluarga; berfoto, makan, dll. Kami langsung mengembalikan jubah untuk dapatkan ijazah. Malamnya, saya mengantarkan orang tua ke KL.

4 Desember 2013
Saya, Ayah, Ibu, Papa Rindu, Ira, dan Ayahnya, sampai di Pudu sebelum subuh. Kami istirahat dulu sebelum paginya ke LCCT. Pukul 9 pagi, Saya beserta Ayah Ibu dan Papa Rindu naik bus ke LCCT. Ira dan ayahnya menyusul karena mereka ke Lowyat sebelum ke LCCT.

Setelah check in dan menimbang barang, kami drop bagasi. Lalu, Ayah Ibu dan Papa Rindu naik ke bagian imigrasi. Saya keluar dan langsung naik Star Shuttle ke Pudu. Selesai sudah perjalanan saya membawa orang tua jalan-jalan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s