Posted in penaku

September Gembira

PhotoGrid_1450534545872

Suwarnadwipa dan kembali main ke Pulau Pagang. Ini merupakan kedua kalinya bagi saya dan beberapa teman untuk kembali bermain di Pulau Pagang. Sebelumnya, pada Juni 2015 lalu, kami pertama kali ke Pulau Pagang bersama-sama. Kali kedua ini, formasi orangnya berbeda. Ada Kak Yana, Kak Aci, Kak Dinda, Bang Roni, Pak Dennie, Bang Putra, Bang Akbar, Bang Alfa, Bang Eko BP, Pak Yudi, Bang Agung, dan Saya.

Trip ini kami adakan pada awal September 2015. Pantai pertama yang kami singgahi adalah Pantai Suwarnadwipa. Pantai ini berdekatan dengan Pulau Sikuai. Suwarnadwipa ini pantai ya, bukan Pulau, tapi pantai ini lumayan jauh juga dari Bungus (pantai tempat naik boat atau kapal ke Pulau). Info lengkapnya dapat rekans googling J. Setelah berjalan, berfoto, bersantai ala-ala piknik, beberapa sudah menyelam, kami ke Pulau Pagang. Sama, di Pulau Pagang, kami juga berpiknik sederhana ala kadarnya, foto underwater, dan banana boat.

Jika rekans tahu, sebenarnya sangat banyak pulau kecil di sekitar Suwarnadwipa, berdekatan, tidak terlalu jauh. Pulau-pulau ini seperti gugusan Kepulauan Langkawi, Malaysia. Nah, di sekitar Suwarnadwipa ada Pulau Sikuai, Pulau Pasumpahan, Pulau Pamutusan, Pulau Pagang, dll. Pantainya indah, alamnya hijau dipenuhi pepohonan dan tumbuhan lainnya.

Salah seorang yang ikut ialah Bang Akbar, BBO kami yang baru 4 hari di Padang, pindahan dari Batam, jebolan MT BSM, lulusan UGM, asal dari Jawa, hehe….Bang Akbar takjub dan memuji keindahan alam di sepanjang trip ini. Bagi kami, ini salah satu cara menghibur Bang Akbar yang baru pindah dan masih jauh dari istri😀.

Kak Yana dan Kak Ade bilang kalau trip ini sebagai trip perpisahan dengan saya. Hahaa…saya tertawa saja, toh mau saya resign atau tidak, jalan-jalan ini memang direncanakan. Saya sedihnya kalau mengingat akan berpisah ;(

Sedikit tips jika Anda ingin ke Pulau Pagang dan pulau sekitarnya:

  1. Jalan-jalan ini sebaiknya diikuti oleh 3 orang atau lebih, jadinya ramai dan seru, hehe…
  2. Gunakan jasa tour travel yang Anda pilih setelah mencari tahu. Sesuaikan paket trip dengan waktu dan budget Kalau tidak dengan tour travel, setidaknya dengan teman atau kenalan warga sekitar pantai Bungus yang bisa menjadi guide dan tentunya bisa menyediakan perlengkapan yang dibutuhkan.
  3. Pergilah sepagi mungkin. Pukul 7 pagi, udara masih sangat segar dan bisa lebih lama main-main di pulaunya. Kalau Anda ingin kembali ke Padang di sore hari, perhatikan cuaca dan ombak. Jika angin kencang, ombak akan semakin besar dan menghambat perjalanan pulang. Baiknya, jangan kembali ke Padang terlalu sore karena dikhawatirkan ombak akan besar.
  4. Bawalah 2 baju ganti, kantong plastik (untuk membungkus baju basah), minyak angin, P3K, air minum dan makanan (jika pihak tour travel tidak menyediakannya. Bawa juga mukena (untuk muslimah) dan sajadah karena hampir tidak terlihat ada mukena yang disediakan.
  5. Jika ingin kembali ke Padang, perhatikan waktu karena menurut info dari guide, ombak laut di sore hari lebih tinggi dan akan menghambat perjalanan. Jadi, pulangnya dapat dipercepat, antara pukul 13.30 hingga sebelum pukul 15.00, tapi ini memang tergantung cuaca.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s