Posted in penaku

Orientasi Sarjana 2 Tahun 2015 (1)

Minggu, 01 November 2015 kami berkumpul di Telkom Corporate University, Gegerkalong, Bandung. Kamilah pasukan OS (Orientasi Sarjana) 2 tahun 2015! Pukul 08.30 kami berkumpul, ada sesi foto untuk nametag, pembagian perlengkapan kegiatan Bimbingan Mental dan Karakter. ‘Senjata’ kami yang diberikan Telkom: 1 stel baju PDL lengkap dengan topi rimba, sepatu PDL seperti tentara punya, dan berbagai tempelan (merah putih, nama, dan OS 2), 2 baju kaos IndiHome, 1 pasang sepatu olahraga, 1 celana panjang olahraga, tas ransel loreng. Peserta laki-laki dicukur rambutnya hingga hampir botak. Semua perlengkapan untuk hidup di hutan selama 8 hari sudah kami persiapkan hingga siang. Setelah makan dan sholat, 280 orang + beberapa tentara –yang harus dipanggil ‘pelatih’- berangkat ke Curug Layung, Cimahi, dengan truk besar tentara. Katanya, daerah yang kami tempati ini adalah daerah latihan Kopassus yang biasanya tertutup untuk umum. Tempat ini sangat dingin, jadinya minyak angin dan Safe Care, Fresh Care, dan apapun itu namanya, tidak lagi ‘mempan’, tidak terasa panasnya. Kami semua mengeluarkan embun saat exhale melalui mulut.

Saat sampai di sore hari, terlihat ada gerbang daerah latihan Kopassus. Kami dikumpulkan, diberikan briefing tentang adab dan peraturan selama hidup di hutan, dan pembagian kelompok. Ada 29 kelompok, saya kelompok 26: Boka, Rizaldi, Riko, Yudi, Syifa, Terry, Tenry, Wiwin, Tiffany, dan saya. Kami juga dibagi kelompok tenda, ada 10 tenda; 4 tenda laki-laki, 6 tenda perempuan. Kami dibekali matras, sleeping bag, dan ponco (jas hujan besar). Kami tidur di dalam tenda beralaskan matras saja, di atas tanah berdebu tebal. Nah, kami diwajibkan menggilir piket jaga serambi (piket jaga tenda malam). Piket setiap 1 jam oleh 3 orang. Jadi, setiap jam, di setiap tenda ada 3 orang yang berjaga untuk menjaga dan memantau kondisi sekitar dan kondisi penghuni tenda.

Oya, sejak awal, kami sudah diinfokan harus membawa masker. Awalnya saya tidak ngeh gunanya untuk apa, ternyata untuk setiap saat digunakan. Kami tinggal di tengah hutan yang tanah berdebu tebal, ada lebih dari 280 orang di sana, ya pasti ada banyak kaki berjalan yang menyebabkan debu naik hingga berkabut dan penglihatan tidak jelas. Saking tebalnya abu, kami semua, tanpa terkecuali, punya kotoran hidung yang hitam! Malam itu, kami langsung masak perkelompok untuk makan malam. Tiap kelompok dibekali natura lengkap dengan peralatan masak standard dan seadanya. Kami semua harus masak karena kalau tidak, artinya kami tidak makan malam itu. Api harus dibuat sendiri, air untuk mencuci dan memasak nasi harus ditampung dan diambil sendiri, dll. Malam itu, kami merasakan perih dan sakitnya mata karena kena asap api, yang tidak bisa kami hindari. Malam pertama di Curug Layung, kami melaksanakan apel malam pertama kali.

Para pelatih juga mendirikan tenda logistik, tenda pelatih, dan tenda kesehatan. Ada 1 (satu) ambulance yang selalu stand by. Kami dijaga penuh oleh pelatih dan daerah sekitar kami dipantau terus oleh pelatih.

Senin, 02 November 2015.
Subuh kami bangun, langsung mengantri di MCK. Pelatih membuat MCK sangat sederhana; 2 tempat untuk perempuan dan laki-laki, masing-masingnya ada 2 tempat buang air, 1 tempat ganti pakaian. Air dialirkan dari sumber mata air ke 2 tangki besar. Kalau kami perlu air untuk MCK, kami harus menampung air dan membawa ke dalam bilik MCK sederhana tadi. Harus mengantri, sabar, dan saling mengerti sesama. Luar biasa! Bagaimana kami mandi? Wah jangan berpikir kami bisa mandi. Kami umumnya mandi 2X s/d 3X sehari, bahkan ada yang tidak mandi selama 8 hari di sana! BAB gimana?? Yaa seadanya, kalau kebelet harus pilih timing saat tidak banyak yang antri ke MCK dan segera tampung air, hehe…

Pagi hari ada senam pagi, memasak untuk sarapan pagi, dan apel pagi. Senin itu kami dengan masing-masing kelompok melaksanakan border establishment: kami membawa bendera Merah Putih, Bambu panjang, dan tali ke atas bukit di dekat Curug Layung untuk mengibarkan bendera. Jadi, ada 29 tim dengan 29 bendera yang berkibar siang itu. Kami menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama-sama sambil menatap bendera dan langit biru. Indah! Dari bawah, dari kejauahan, tampak di atas bukit sana ada 29 bendera berkibar. Bendera akan kami turunkan hari Minggu depannya. Malamnya, kami melakukan rekam jejak; acara berjalan malam tiap kelompok, melalui rute di tengah hutan yang telah ditentukan pelatih, dan harus bisa ‘membaca’ berbagai petunjuk yang telah dibuat pelatih. Beberapa orang takut karena ini perjalanan malam dan hanya boleh membawa 1 senter. Malamnya, seperti sebelumnya, kami harus masak makanan untuk makan malam dan ada apel malam sebelum tidur.

Selasa, 03 November 2015
Kami belajar PBBnya TNI. Pelajaran diselingi dengan latihan yel-yel untuk acara besoknya di TCU, ada acara pembukaan Olimpiakom Telkom Grup se-Indonesia. Kami harus mengikuti, jadi penonton, dan berpartisipasi memeriahkan acara. Malamnya, memasak pastinya dan apel malam.

Rabu, 04 November 2015
Pas setelah sholat subuh, kami langsung ke TCU dengan truk keramat dan seragam lengkap keramat, hehe. Sesampainya di TCU sebelum pukul 6 pagi, kami latihan yel-yel dan bersiap duduk di tempat acara. Kami diarahkan berbagai gaya, termasuk gaya wave ala penonton sambil teriak dan memainkan bendera Olimpiakom, hihi. Malam, memasak dan apel malam.

Kamis, 05 November 2015
Senam pagi, memasak untuk sarapan pagi, dan apel pagi. Kami mendapatkan pelatihan singkat menembak dan latihan yel-yel baru untuk acara inagurasi OS 1. Setiap kami dapat giliran menembak dengan senjata panjang itu, senapan angin. Pak Tedi dan tim tembak TCU datang membawa banyak senjata. Kami latihan yel-yel hingga mantap karena besok acaranya. Malam memasak dengan tambahan lauk spesial, yaitu ayam hasil tangkapan perwakilan setiap grup. Jadi, masing-masing grup mengutus 3 orang penembak terbaik untuk berburu ayam. Kami harus membersihkan ayam, memasak, dan memakan bersama. Malamnya, kami melaksanakan Caraka Malam. Ini seperti jurit malam. Kami dibagi menjadi 5 orang/tim dan disuruh berjalan sesuai arahan, tanpa membawa alat penerangan dan alat bantu apapun. Kami berjalan ke tengah hutan, semakin lama semakin gelap, dan ada hantu jadi-jadian yang siap menakuti di beberapa tempat. Alhamdulillah, kami bisa mengikutinya dengan baik. Ada peserta laki-laki yang teriak karena dikejutkan oleh sosok aneh, ada yang takut karena melihat banyak ‘penampakan’, dll. Hehe…para pelatih berani ya menyamar seperti hantu di tengah hutan. Ada yang ditemani 1 orang rekannya, ada juga yang hanya sendiri. Namun walaupun mencekam dan sangaat gelap, kami yakin dan terbukti bahwa para pelatih telah mempersiapkan, memperhitungkan, dan mengeksesuki semuanya dengan baik. Tentu para tentara telah biasa dengan kerja yang terkonsep dan penuh perhitungan, apalagi risiko kegiatan ini sangat besar. Mereka harus memastikan 280 orang peserta dalam kondisi aman tanpa kurang dan gangguan sedikitpun. Oya, diawal sebelum keberangkatan, setiap orang dibekali pesan berupa kalimat panjang dan tidak boleh lupa, yang harus diucapkan di pos terakhir.

Jumat, 06 November 2015
Pukul 03.30 kami semua sudah di truk tentara lagi; serpas ke TCU. Kami mengikuti acara inagurasi OS 1 (angkatan sebelum ini) yang telah menyelesaikan OJT dan akan diberikan SK Penempatan KDMP (Karyawan Dalam Masa Percobaan). Acara ini diadakan di Gedung Indigo, dihadiri CEO Telkom Group: Bapak Alex J.Sinaga, CEO Telkomsel, Direktur HCM, board of director, para leader Telkom, perwakilan PUSDIKHUB, OS 1, dan tentunya kami OS 2. Kami ‘memainkan’ yel-yel kami dan yel-yel singkat untuk senior OS 1. Kami, OS 1 dan OS 2, disambut dengan backdrop : Welcome Digital Generation…..(dan tulisan lainnya, saya lupa). Intinya, kami adalah generasi Y, penerus Telkom, penerus badan usaha milik bangsa yang harus kita banggakan ini, dan kamilah (tentu saja Anda, pembaca) para generasi muda yang disebut digital generation. Para senior OS 1 diberikan SK, ada yang penempatannya sesuai daerah asal, ada yang ditempatkan di Head Office, ada yang di TCU, dan ada yang ditempatkan tidak sesuai daerah asal. Acara ini berlangsung hingga sebelum zuhur.

Setelah istirahat sholat Jumat, kami mendapatkan arahan mengenai kontrak dan ketentuan lainnya di Telkom. Malamnya, kami mengikuti penutupan acara Olimpiakom. Pada acara ini, diumumkan para pemenang lomba, pemberian apresiasi kepada wisudawan/ti purnabakti Telkom (datang perwakilan purnabaksi selindo), peringatan 20 tahun IPO Telkom, dan penyampaian beberapa hal terkait Rapim yang juga sedang diadakan. Pada acara ini, banyak hiburan termasuk hiburan dari beberapa artis terkenal Indonesia. Namun, malam itu kami harus segera kembali ke hutan Curug Layung jadi kami tidak bisa menyaksikan semua performance para artis. Kami serpas lagi ke hutan.

Sabtu, 07 November 2015
Senam pagi, memasak sarapan pagi, apel pagi. Sabtu ini adalah harinya games kelompok. Seharian kami dibagi ke berbagai posko untuk mengikuti games kelompok. Sayangnya, hujan lebat turun saat siang hingga malam padahal sorenya direncanakan pelatih untuk tradisi berendam di Curug sambil menangkap ikan. Games terhenti dan berendam di curug dicancel. Sorenya, ikan-ikan tsb langsung diberikan ke setiap kelompok untuk dimasak, boleh digoreng atau dibakar. Nah, saya semangat mau membersihkan ikan. Hanya saja karena hujan lebat tidak reda, Ulfa, Wiwin, dan Saya yang kami membersihkan ikan 2 kelompok, merasa sangaat kedinginan. Tangan semakin dingin karena kami harus selalu menggunakan air untuk membersihkan ikan.

Oya, tentang hujan. Sebelum hujan turun, kami disuruh menggali tanah di sekitar tenda dan membuat parit kecil agar air hujan mengalir melalui parit kecil itu dan agar air tidak mengalir ke dalam tenda. Saat hujan lebat, parit ini cukup membantu tapi hujan sangat lebat dan lama redanya, jadi parit yang kami buat amatiran ini tidak bisa mengaliri air dengan baik. Pada malam hari, pelatih member kami garam untuk ditaburi di sekitar tenda untuk mengusir ular dan sejenisnya yang mungkin saja keluar karena hujan dan lembab.

Minggu, 08 November 2015
Senam pagi, sarapan, dan apel pagi. Hari terakhir ini kami harus naik bukit lagi, menurunkan bendera, dan membawa kembali bendera, bambu, dan tali. Kami menurunkan bendera dan berfoto bersama membentuk formasi indah di lereng bukit. Lalu, kami berendam bergantian sebentar di Curug Layung (karena rencana berendam kemaren tidak jadi). Beberapa menit saja setelah berendam, kami harus sudah berkumpul di lapanga lengkap dengan semua perlengkapan untuk pergi meninggalkan Curug Layung. Ya, pembinaan mental dan karakter di hutan ini telah selesai. Tiga inventaris yang kami gunakan; ponco, matras, dan sleeping bag harus kami rapikan dan kembalikan ke pelatih. Kami membersihkan tempat latihan ini, hingga kayu bakar dan batu bata dikumpulkan semuanya ke pelatih. Inventaris memasak kelompok juga dikembalikan. Siang itu, kami bergerak ke TCU.

Sesampainya di TCU, kami mengambil koper dan semua barang dari lantai 3 dan dibawa ke tempat penginapan. Kami mengangkat koper dan tas masing-masing menuruni tangga. Penginapan disediakan di Hotel Ammeerra dan Wisma Widyaloka. Perempuan diinapkan di Hotel Ammerra, laki-laki di Widyaloka.

Alhamdulillah, kami semua telah melalui 8 hari pembinaan mental di Curug Layung dengan berbagai keterbatasan, tidak seperti kehidupan normal biasa. Kami harus menerima, nyaman, dan terbiasa untuk tidak mandi, tidak BAB beberapa hari, baju kotor berdebu dan bertanah tapi tetap digunakan berhari-hari, tidur kedinginan dan kehujanan, belajar dan makan diatur dan dijadwal, kuku tangan dan kaki menghitam dan susah dibersihkan, bagian dalam hidung menghitam karena selalu menghirup udara berdebu tebal, dll. Namun dibalik itu semua, kami senang, kami terharu, karena kami belajar sangaat banyak hal baru, termasuk belajar menata hati dan pikiran untuk selalu berpikir positif, loyal, dan bekerja keras.

To be continued..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s