Posted in penaku

CERITA LIBUR AKHIR TAHUN (END)

Kamis, 31 Desember 2015
Hari terakhir kerja di 2015. Kamis sore, kami yang OJT melaksanakan Launching Wifi Corner (WiCo) Telkom Plasa Jidun. Malamnya, di sekitar kost banyak suara petasan, memeriahkan malam. Saya dan Nasrah di kost seperti biasa, tidak terpengaruh dengan riuk pikuk malam tahun baru.

Jumat, 01 Januari 2016
Pagi, Nasrah dan saya ke Terminal, kami naik bus Primajasa, turun di Tomang. Setelah sampai, kami naik Kopaja 88, turun di Slipi, lalu naik angkot jurusan Tanah Abang. Nasrah turun duluan, saya turun di stasiun Tanah Abang. Saya beli tiket komuter tujuan Bogor. Ya, Bogor lagi, setelah minggu lalu ke Bogor juga.

Ternyata sangat banyak orang yang akan ke Bogor. Saya naik gerbong khusus perempuan, tidak dapat tempat duduk. Komuter baru jalan, ‘macet’ di stasiun Karet. Kami menunggu kereta lain yang akan lewat. Setelah beberapa menit menunggu, kereta berjalan lagi dan berhenti lagi di Sudirman. Sama, menunggu kereta lain yang akan lewat. Setelah beberapa kali berhenti, akhirnya kereta jalan lancar. Penumpang terus bertambah dari setiap stasiun sampai penuh sesak. Banyak ibu-ibu yang membawa anak-anak. Ada seorang Bapak yang salah masuk gerbong juga. Ada yang remaja disuruh berdiri oleh petugas, tempat duduknya diberikan untuk Ibu yang membawa anak atau nenek-nenek. Satu dua orang turun di UI dan Depok. Kaki saya mulai lemas, capek. Akhirnya, sampai juga di Bogor.

Saya naik angkot 03 ke Botani Square. Setelah turun angkot, saya sebenarnya lapar dan kangen Cookies n Cream nya KFC di seberang sana, tapi itu bisa nanti. Saya segera masuk Botani Square menuju musholla. Saya juga menghubungi Uda, kami ada janji makan siang bersama. Setelah sholat dan istirahat sebentar, kami bertemu dan mencari tempat makan siang. Kami berencana akan ke tempat Kak Hanum sore ini. Mak Uo (mama Kak Hanum) akan berangkat umroh jadi kami ingin bertemu Mak Uo. Apalagi saya sudah 5 tahun tidak bertemu Mak Uo dan Kak Hanum. Kak Hanum dan suami sangat sibuk bekerja di Otsuka, jadi belum sempat pulkam ke Padang.

Uda bawa motor, jadi kami akan Sukabumi dengan motor. Siang itu cerah, panas. Setelah mengobrol lama, tidak terasa waktu sholat ashar akan masuk. Kami bersiap sholat. Saya berpikir kalau perjalanan dengan motor ini akan menyenangkan, bisa singgah ke beberapa tempat untuk jajan dan beli makanan untuk dibawa ke rumah Kak Hanum. Eh ternyata sore itu hujan deras. Kami tidak mungkin naik angkot karena saat itu libur dan macet, jadi akan lebih lama sampai di Cicurug. Akhirnya kami tetap menembus derasnya hujan. Ci kasian lihat uda yang jaketnya ci pakai, Uda cuma pakai baju kaos tipis dan celana panjang yang tidak terlalu tebal. Satu jam-an bermotor menembus hujan deras, saya saja yang berjilbab, celana panjang berlapis, terasa dingin. Apalagi uda. Saya khawatir Uda sakit lagi karena kedinginan, kehujanan, kecapean, apalagi besok Uda ada kelas mengajar seharian.

Berhujan, kedinginan, kaki saya kesemutan, akhirnya kami sampai di rumah Kak Hanum. Kami disambut Mak Uo, Nte Des, dan 3 orang sepupu saya yang sudah besar semua, rindu. Kami bercerita sampai malam. Saya menginap di sana tapi Uda tidak bisa menginap. Uda harus mempersiapkan beberapa hal untuk mengajar besok, jadi Uda kembali ke Sentul malam itu juga. Kami sudah melarang, Ayah Ibu juga menelpon dari Padang, bilang kalau Uda menginap saja di Cicurug dan besok subuh kembali ke Sentul. Uda tidak mau. Kami tetap memaksa Uda untuk tinggal. Akhirnya, Uda kembali ke Sentul malam itu. Saya bilang ke Uda untuk selalu hati-hati, jangan ngebut, jangan menyelip di antara truk, huuffh…saya khawatir, apalagi masih gerimis dan bisa saja di jalan hujan deras. Saya minta Uda WA saya kalau Uda sudah sampai di rumah. Alhamdulillah, Uda selamat sampai Sentul.

Sabtu, 02 Januari 2016
Pagi, kami heboh ingin menggendong Alif si ganteng, anak Kak Hanum. Om In dan keluarga juga datang dari Depok. Saya 5 tahun lalu terakhir bertemu Om In sekeluarga. Saya kangen Kak Annisa, akhirnya bertemu. Ramai. Heboh. Kak Annisa, Fitri, Latifah, dan saya (gadis-gadis :D), kami foto-foto. Maklum, sepupuan jarang bertemu, rindu. Ramai. Heboh. Kami bercerita hingga zuhur. Setelah zuhur, Om In sekeluarga, saya, dan Fitri pamit. Saya dan Fitri nebeng Om In. eh, ternyata kami diantar sampai Bekasi.

Sore, Saya dan Fitri sampai di Bekasi. Kami mengambil motor Fitri di penitipan motor. Ini kali pertama saya ke rumah Nte Des Bekasi.

Minggu, 03 Januari 2016
Nte Des dan Latifah sampai di rumah sebelum waktu zuhur. Kami makan siang, lalu saya dan Fitri bersiap berangkat ke Jakarta. Kami naik bus ke Slipi, lalu ke Mall Taman Anggrek. Kami tidak keliling ke semua sudut mall karena sudah sore dan saya harus kembali ke Serang. Kami ke Bank Center, Gramedia, dan ke SumoBoo. Terakhir, saya dan Fitri berpisah. Saya naik bus ke Serang, Fitri ke kostnya di Slipi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s