Posted in penaku

Amalan Pelancar Rezeki (1)

Pekan lalu, saya mengikuti acara dan saya dapat buku ini, judulnya 20 Amalan Pelancar Rezeki Dalam Berbisnis. Baguus, meski menurut saya, covernya tidak terlalu menarik. Ada 122 halaman termasuk list sumber gambar dan list rujukan. Melihat daftar isinya, langsung kelihatan kalau ada 20 Bab yang artinya ini keyword 20 amalan yang disampaikan di buku ini. Setiap bab mengulas masing-masing amalan, beserta sumber Alquran, hadits, kisah sahabat, dan cerita positif lainnya. Nah, di sini saya akan meringkas dan me-pharaphrase tentang 20 amalan ini. Namun tetap, sangat baik jika Anda membeli dan membaca buku ini secara lengkap karena akan sangat banyak ilmu baru yang didapat setelah membacanya.

Berikut data singkat buku:

Judul : 20 Amalan Pelancar Rezeki dalam Berbisnis
Penulis: Abu Ibrahim
Penerbit: Aras Media
Cetakan: Pertama, Juni 2015

HR. Ahmad, Tirmidzi, Ibnu Majah:
“Sungguh, seandainya kalian bertaqwa kepada Allah SWT dengan sebenar-benar tawakal, niscaya kalian akan diberi rezeki sebagaimana rezeki burung-burung. Mereka berangkat pagi hari dalam keadaan lapar dan pulang sore hari dalam keadaan kenyang.”

Sebagai muslim, tentu kita tidak hanya menginginkan rezeki yang berlimpah, namun juga rezeki yang berkah. Maka, kita harus bekerja yang halal dan baik agar mendapatkan rezeki yang berkah. Berikut 20 amalan pelancar rezeki:

Satu: Niat yang Benar
Dari Umar radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah SAW bersabda, “Amal itu tergantung niatnya, dan seseorang hanya mendapatkan sesuai niatnya. Barang siapa yang hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, dan barang siapa yang hijrahnya karena dunia atau karena wanita yang hendak dinikahinya, maka hijrahnya itu sesuai ke mana ia hijrah.” (HR. Bukhari, Muslim, & 4 imam Ahli Hadits)

Luruskan niat dan bersihkan hati. Tanyakan pada diri; untuk apa saya bekerja? Saya ingin menjadi apa jika sudah bekerja dan mendapatkan penghasilan? Jika saya punya banyak rezeki, apa yang akan saya lakukan?

Dua: Waspadai Harta yang Tidak Halal
Harta tidak halal akan menjadi tidak berkah untuk kita. Ciri harta tidak berkah; adanya harta itu tidak menambah ketaqwaan dan amal ibadah untuk pemiliknya. Harta tersebut membuat kita lalai beribadah pada Allah, tidak terasa kebermanfaatannya untuk kita dan keluarga. Ciri lainnya; harta tersebut tidak memberikan rasa aman dan syukur pada Allah SWT.

 “Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik, akarnya teguh dan cabangnya (menjulang) ke langit, pohon itu memberikan buahnya pada setiap musim dengan seizin Rabbnya. Allah membuat perumpamaan-perumpamaan itu untuk manusia supaya mereka selalu ingat. Dan perumpamaan kalimat yang buruk seperti pohon yang buruk, yang telah dicabut dengan akar-akarnya dari permukaan bumi, tidak dapat tetap (tegak) sedikit pun.” (QS. Ibrahim: 24-26)

Tiga: Harta Adalah Cobaan
Harta adalah cobaan yang berat untuk yang memilikinya. Maka, kita harus hati-hati dan tidak boleh terlena jika diberikan nikmat harta oleh Allah SWT.

Dan sesungguhnya manusia itu sangat ingkar tidak berterima kasih kepada Tuhannya. Dan sesungguhnya manusia itu menyaksikan sendiri keingkarannya. Dan sesungguhnya dia sangat bakhil kerena cintanya kepada harta.” (Qs. Al-‘adiyat: 6-8)

 “Hai orang-orang yang beriman, janganlah harta-hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Barangsiapa yang berbuat demikian, maka mereka itulah orang-orang yang merugi.” (Qs. Al-munafiquun: 9)

Empat: Keyakinan yang Kuat
Kita harus yakin bahwa rezeki setiap orang sudah ditetapkan Allah SWT, yang kita akan mendapatkannya dengan usaha dan tawakkal. Kita harus yakin jika saat tes rekrutmen suatu perusahaan, kita akan lolos jika memang kita bagus, tanpa harus dengan suap dll. Kita harus yakin, dengan berikhtiar sebaik mungkin berupa menjual barang yang baik tanpa ‘tipu-tipu’, akan tetap mendapatkan rezeki dan berkah. “Dan tidaklah yang melata di muka bumi ini melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya.” (Qs. Hud: 6)

Dan Dia menundukkan untukmu apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi semuanya, sebagai rahmat daripada-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berpikir.” (Qs. Al-Jaatsiyyah: 13)

Lima: Allah SWT Adalah Yang Maha Kaya
Al-Ghaniyy adalah salah satu nama Allah, yaitu Allah Maha Kaya. “Hai manusia, kamulah yang membutuhkan Allah dan Dialah Yang Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu), lagi Maha Terpuji. Jika Dia menghendaki, niscaya Dia memusnahkan kami dan mendatangkan makhluk yang baru untuk menggantikan kamu. Dan yang demikian itu sekali-kali tidak sulit bagi Allah.” (Qs. Fathir: 15-17).

Ingatlah, sesungguhnya kepunyaan Allah apa yang ada di langit dan di bumi. Ingatlah, sesungguhnya janji Allah itu benar, tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahuinya.” (Qs. Yunus: 55).

Enam: Sabar
Sangat banyak bentuk kesabaran Rasulullah SAW, pada Nabi, Rasul, dan sahabat. Nabi Ayyub AS bersabar dengan penyakit yang dideritanya selama 18 tahun, penyakit yang membuat banyak orang yang menjauhinya. Istrinya juga bersabar menemani, merawat, dan setia pada Nabi Ayyub AS hingga suaminya disembuhkan Allah SWT.

Dan Dia memberi rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka. Dan barang siapa bertawakkal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan keperluannya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusanNya. Sungguh, Allah telah mengadakan ketentuan bagi setiap sesuatu.” (Qs. At-Thalaq: 3)

Kamu sungguh-sungguh akan diuji terhadap hartamu dan dirimu. Dan (juga) kamu sungguh-sungguh akan mendengar dari orang-orang yang diberi kitab sebelum kamu dan dari orang-orang yang mempersekutukan Allah, gangguan yang banyak yang menyakitkan hati. Jika kamu bersabar dan bertakwa, maka sesungguhnya yang demikian itu termasuk urusan yang patut diutamakan.” (Qs. Ali-imran: 186)

Tujuh: Berdoa
Jika kita menginginkan apapun, berdoalah pada Allah SWT, meminta kepadaNya. “Berdoalah kepadaKu, niscaya akan Aku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembahKu, akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina.” (Qs. Al-mu’min: 60)

Beberapa syarat agar doa kita dikabulkan Allah SWT; berdoa ikhlas karena Allah SWT, menghindari rezeki yang bersumber pad acara yang haram, tidak tergesa-gesa berdoa dan berhuznudzon pada Allah. “Sesungguhnya Allah itu Maha baik dan tidak menerima, kecuali sesuatu yang baik. Dan sesungguhnya Allah telah memerintahkan kaum Mukminin dengan perintah yang Allah gunakan untuk memerintahkan para rasul. Maka Allah berfirman,”Wahai para rasul, makanlah segala sesuatu yang baik dan beramal shalihlah.” (Al Mukminun : 41)

Dan apabila bamba-bamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintab)-Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (QS. Al-Baqarah: 186)

Delapan: Bekerja di Pagi Hari
HR. Abu Dawud, At-Tirmidzi, An-Nasa’I, Ibnu Majah: “Ya Allah, berkahilah untuk umatku waktu pagi mereka.”. Bekerja di pagi hari juga menandakan bahwa kita tidak boleh telat apalagi meninggalkan sholat subuh.

Dan karena rahmat-Nya, Dia jadikan untukmu malam dan siang, supaya kamu beristirahat pada malam itu dan supaya kamu mencari sebahagian dari karunia-Nya (pada siang hari) dan agar kamu bersyukur kepada-Nya.” (al-Qashshash: 71-73)

Sembilan: Bersyukur dan Qanaah
Sangat banyak ayat Alquran tentang pentingnya kita bersyukur dan qanaah. Bersyukur berarti kita mengakui nikmat Allah untuk kita. Qanaah adalah merasa cukup, puas, rela. “Kalau seandainya kalian bersyukur, sungguh-sungguh Kami akan menambahkan untuk kalian (nikmatKu), dan jika kalian mengingkarinya, sesungguhnya adzabKu sangat keras.” (Qs. Ibrahim: 7). HR Muslim: “Dan bila engkau ditimpa sesuatu, maka janganlah engkau berkata, ‘seandainya aku berbuat demikian, demikian, niscaya akan terjadi demikian dan demikian.’ Akan tetapi, katakanlah, ‘Allah telah menakdirkan dan apa yang Ia kehendakilah yang akan Ia lakukan, karena ucapan ‘seandainya’ akan membukakan pintu godaan setan.”

HR. Bukhari: “Jikalau anak Adam mempunyai dua lembah dari harta pasti menginginkan yang ketiga, padahal tidaklah mengisi mulut anak Adam melainkan tanah dan Allah akan memberikan taubat atas orang yang bertaubat.”.

Jadi, kita harus selalu bersyukur, tidak mengeluh dan tidak merasa kurang dengan mengatakan ‘seandainya ini itu…’ dll. Kita juga jangan tamak dengan berhadap banyak, meminta lebih bahkan seolah mempertanyakan ketetapan Allah SWT.

Sepuluh: Taubat dan Istighfar
Dari Abdullah bin Abbas RA: Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang senantiasa beristighfar niscaya Allah akan menjadikan baginya kelapangan dari segala kegundahan yang menderanya, jalan keluar dari segala kesempitan yang dihadapinya dan Allah memberinya rizki dari arah yang tidak ia sangka-sangka.” (HR. Abu Daud no. 1518, Ibnu Majah no. 3819, Al-Baihaqi dalam As-Sunan Al-Kubra no. 6421 dan Ath-Thabarani dalam Al-Mu’jam Al-Kubra no. 10665)

Istighfar adalah bentuk ketundukan kita atas apa yang kita hadapi. Istighfar merupakan kelapangan atas kesempitan yang kita hadapi. “Maka Aku berkata (kepada mereka), Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat dan membanyakkan harta dan anak-anakmu fan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula didalamnya) untukmu sungai-sungai”. (Qs. Nuh: 10-12)

Hai orang-orang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubat semurni-murninya.” (Qs. At-Tahrim: 8). Bertaubat dan beristighfar tidak hanya diucapkan saja lalu dilupakan, namun harus dilakukan sepenuh hati dan tekad agar tidak mengulangi kesalahan yang pernah dilakukan.

HR. Muslim: Allah membentangkan tanganNya pada malam hari agar pelaku dosa pada siang hari bertaubat dan membentangkan tanganNya pada siang hari agar pelaku dosa pada malam hari bertaubat hingga matahari terbit dari tempat tenggelamnya.

Bersambung…..

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s