Posted in Pesantren Ramadhan

PeRan

PeRan, Pesantren RAmadhaN. Saya singkatkan juga menjadi PR. Satu dari beberapa program edukatif nan religius oleh Pemko Padang. Sudah 7 tahun PeRan dilaksanakan dengan beberapa konsep. Intinya, saat bulan ramadhan, belajar di sekolah diliburkan dan dialihkan ke rumah ibadah (masjid, gereja, wihara, dll). Program ini selalu dipantau dan dievaluasi oleh Pemko Padang. Jangan disangka program ini disetujui oleh semua golongan masyarakat. Ada pro kontra. Pro karena manfaatnya luar biasa. Manfaat jangka pendek berupa semakin pahamnya pelajar dan guru terhadap agama masing-masing. Para pelajar bisa menghafal juz’amma, belajar sholat yang benar, diberikan berbagai motivasi, dll. Manfaat jangka panjang yaitu bisa membentuk kepribadian dan karakter pelajar yang positif karena diberikan pembelajaran agama dan moral. Beberapa yang kontra juga punya pandangan dan alasan -yang menurut saya tidak kuat- namun nyatanya program ini masih terus berjalan.

Rindu suasana Ramadhan dan kesibukan di PeRan bersama teman-teman dan adek-adek sekitar rumah.

Continue reading “PeRan”

Posted in Pesantren Ramadhan

Pesantren Ramadhan (Part 4-Finish)

Hmm, Ramadhan dan Syawal telah berlalu. Pesantren Ramadhan apa lagi…dalam kenangan, hehe. So, how was the finishing? Dengar-dengar kabar dari kak adek, ada masalah sedikit, tapi akhirnya teratasi.

Para peserta  dan guru pembimbing sudah terima sertifikat, ada yang senang, ada yang tidak. Bagi yang tidak, mungkin merasa nilainya kurang tinggi. Ada yang dapat nilai 80 ke atas, tapi merasa masih kurang. Ada yang dapat 90an, merasa kenapa gak 100 aja?

Mereka – termasuk saya- yang terlibat dalam kegiatan PR, masih ke masjid gak ya??

Semoga segala ilmu, hafalan-hafalan, dan perenungan mereka (terutama saat muhasabah), akan menjadikan mereka sebagai pribadi yang lebih baik dan mereka akan merasakan manfaat PR bagi mereka dan lingkungan di kemudian hari. Manfaat? Ya, karena kami yang sudah lama tidak PR lagi, bisa merasakan manfaatnya sebagai pribadi. Tentu, besarnya kesungguhan saat PR menentukan besarnya manfaat yang didapat.

For panitia: lagi-lagi ci minta maaf karena tidak sempat menyelesaikan administrasi PR. Semangat..sampai bertemu tahun depan, insya Allah..

Posted in Pesantren Ramadhan

Pesantren Ramadhan 1432 H (Part 3)..

Rabu, 24 Agustus 2011 pukul 11.30

Ini hari terakhir PR sebelum ujian. Kepada semua peserta, kami mintakan kesan pesan, ustadz  dan panitia terfavorit. Kami berikan pada mereka secarik kertas kecil. Hasilnya :

*SMP

Pratami R   :  waktu pesantrennya ditambah lagi, guru pembimbingnya harus datang tepat waktu, lebih banyak gamesnya. Pesantrennya seru banget. Pemateri terfavorit versi Rahma adalah Pak Arnius karena suka dangdutan. Juga Pak Dafri karena banyak game jadi gak bored. Panitia terfavorit bagi Rahma adalah kak suci, kak adek, kak meli, bang dayat, bang akmal, pak alhas, pak madi, kak fani (ini mah semuanya..), semua baik, tulisnya.

Rany A      :  peraturannya jangan terlalu ketat (gak ketat kok dek..). baginya, pesantren membuatnya bisa menghafal yang dulu tidak dihafalnya. Rani menuliskan Pak arnius sebagai pemateri terfavorit, asyik, katanya. Kak adek dan Ci dipilihnya sebagai panitia terfavorit.

Putri S.A    :  panitianya jangan marah-marah lagi ya (kami jarang marah, dek..hehe). pesantren di Amal Muslimin seru. Ustadz terfavorit adalah Pak Arnius karena pelajaran yang dituangkan lebih mengerti. Panitia terfavorit adalah kak Suci.

Herman      :  maap ya..(??), selama ini hafalanku menambah (??). ustadz terfavorit Continue reading “Pesantren Ramadhan 1432 H (Part 3)..”

Posted in Pesantren Ramadhan

PR 1432 H (Part 2)…

*05.50, Meja panitia
Lantunan asmaul husna menggema walau peserta belum begitu bersemangat menyanyikannya. Mukena tiga Ibu Guru SMP yang duduk di sudut sana masih terpasang. Seperti biasa, mereka, mungkin tanpa sadar membuat majelis kecil di majelis ilmu ini. Adik-adik SD bersiap pulang. Mereka satu persatu menyalami kakak-kakaknya, panitia. Sekarang giliran adik. “Kak Uci, adik pulang dulu ya…”seperti biasa, Ci disalaminya. Didaratkannya punggung tangan ini di keningnya.
“Surat Quraisy itu tidak diawali dengan Al, karena itu nama kabilah”, kata Bang Al.

*06.20
Rea sudah pada posisi stand by untuk dipakai peserta. Continue reading “PR 1432 H (Part 2)…”

Posted in Pesantren Ramadhan

PESANTREN RAMADHAN 1432 H (PART 1)…

Berbuat, walau tak banyak, untuk sekitar

Walau sendiri, ingin terus berbagi

Bulan ramadhan sudah memasuki hari yang ke-11. Pesantren ramadhan 1432 H sudah memasuki hari ke 10, termasuk pembukaan dan prapesantren. Kepanitiaan PR tahun ini tidak banyak berubah dari segi jumlah panitianya. Ada beberapa yang tidak bisa ikut lagi, ada juga yang masih bisa. Kami yang masih bisa, berubah formasi. Waketupat jadi ketupat. Waben jadi sekum. Ya…baputa sekitar situ. Ada satu yang berbeda. Kak reren tidak lagi terlibat aktif dalam PR tahun ini. Beliau-alhamdulillaah-semakin sibuk dengan pekerjaannya sampai-sampai sering kecapean. And, sepertinya memang kak Ren ingin menyerahkan kepanitiaan PR pada adik-adiknya ini agar kami bisa belajar banyak dan lebih tahu medan, hehe. Salut lihat kak Ren, sudah 7 tahun kak Reren menjadi panitia PR di Amal Muslimin. PR pertama, kak Ren, bunda (samping masjid), dan beberapa kakak lainnya meramu teknis PR. Kak Ren mendatangkan instruktur dari UNP (ikhwan akhwat UNP). Tahun-tahun selanjutnya, ada yang bunda aktif mengoordinir dan langsung berperan sebagai instruktur, ada yang para Ibu Guru mengoordinir acara, ada yang mendatangkan instruktur dari Bapak-Bapak dosen IAIN, dll. Selama 3 tahun terakhir, panitia merangkap jadi instruktur. Tentunya secara teknis, acara diambil alih panitia dan Ibu guru MDA (untuk SD). Bagaimana dengan tahun ini?

PR tahun ini, Continue reading “PESANTREN RAMADHAN 1432 H (PART 1)…”